Putri Kusuma Wardani tidak terpengaruh dengan mundurnya An Se Young dari Japan Open 2026. Menurutnya, persaingan di tunggal putri tetap sama meski unggulan nomor satu itu angkat koper.
An Se Young mundur setelah memastikan lolos ke 16 besar. Ia seharusnya menghadapi Nozomi Okuhara, tetapi memutuskan tidak melanjutkan turnamen.
>>> Semifinal Piala Dunia 2026: Inggris Vs Argentina, Tuchel Minta Fokus
Otomatis Okuhara melaju ke perempatfinal.
Jika melihat bagan, peluang Putri bertemu An Se Young terjadi di semifinal. Namun, Putri tetap tenang dan fokus pada jalannya sendiri.
"Dengan mundurnya An Se Young sebenarnya persaingan akan sama saja karena masih banyak pemain-pemain top di tunggal putri," kata Putri dalam keterangan resmi.
"Saya berbeda bagan dengan dia jadi saya ingin fokus saja ke pertandingan saya, satu langkah demi satu langkah.
Semoga bisa naik podium di Japan Open kali ini," ujarnya.
>>> Dapat Tambahan 80 MHz, XLSmart Siapkan Pengembalian Spektrum 900 MHz
Jalan Putri menuju podium masih panjang. Namun, ia sudah melewati rintangan pertama dengan mengalahkan Zhang Beiwen (Amerika Serikat) 21-6, 21-15 di babak awal.
"Untuk keseluruhan agak sedikit kaget melihat permainan Zhang Beiwen.
Di beberapa pertemuan terakhir dia cukup yakin dan cukup baik, tidak gampang mati tapi hari ini pergerakannya terlihat berat," jelas Putri.
Di babak 16 besar, Putri akan berhadapan dengan Huang Yu-Hsun dari Taiwan. Keduanya memiliki rekor imbang 1-1 dalam dua pertemuan sebelumnya.
"Terakhir saya kalah di Indonesia Masters tahun ini. Jadi pastinya besok ingin lebih bagus daripada hari ini bermainnya.
>>> Moto Buds 2 dan 2 Plus Resmi di Indonesia, Ini Keunggulan dan Harganya
Bermain dengan nothing to lose, enggak mikirin sebelumnya pernah menang ataupun pernah kalah. Lebih fokusnya dan yakin pengen menangnya," pungkas Putri.
