Zaki Ubaidillah harus mengakui keunggulan Anders Antonsen di babak 16 besar Japan Open 2026. Pertandingan berlangsung di Tokyo pada Kamis (16/7).
Ubed, sapaan akrabnya, kalah dua gim langsung dengan skor 12-21, 19-21. Meski kalah, ia mampu memberikan perlawanan sengit di gim kedua.
>>> Frans Putros Tinggalkan Persib usai Tampil di Piala Dunia 2026
Di gim pertama, Ubed mengaku masih kebingungan menghadapi tempo permainan Antonsen. Namun, di gim kedua ia mulai memahami pola main lawan.
"Di gim pertama tadi masih cukup kebingungan, masih tertekan dengan temponya dia. Di gim kedua pelan-pelan saya sudah mulai tahu cara mainnya," kata Ubed seusai laga.
Sayangnya, di akhir gim kedua ia terpancing permainan depan Antonsen. Lawannya sudah bisa mengantisipasi strategi yang ia mainkan.
Pebulutangkis berusia 19 tahun ini mengaku belum puas dengan hasil tersebut. Namun, ia tetap senang bisa menjalani debut di turnamen level atas.
>>> Fosil T-Rex 'Gus' Pecahkan Rekor Dunia, Terjual Rp 906 Miliar
"Hari ini dengan pengalamannya, Antonsen lebih bisa dan mengerti cara bermain yang tepat. Saya banyak belajar bagaimana dia sangat rapi dan tidak mau mudah mati sendiri," ujar Ubed.
Ia juga bersyukur bisa memenangkan pertandingan babak pertama. Debut di turnamen Super 750 menjadi pengalaman berharga baginya.
Saat ini, Ubed masih menunggu informasi untuk tampil di China Open pekan depan. Ia berharap bisa bermain di ajang Super 1000 tersebut.
>>> Mahalnya AI AS, Perusahaan Mulai Lirik Teknologi China
"Saya masih daftar tunggu nomor satu di China Open minggu depan, semoga bisa main tapi di sisa waktu ini saya mau persiapan lagi dengan baik," pungkasnya.
