⌂ Beranda News Gua Norwegia Ungkap Dunia Arktik Berusia 75.000 Tahun

Gua Norwegia Ungkap Dunia Arktik Berusia 75.000 Tahun

Gua Norwegia Ungkap Dunia Arktik Berusia 75.000 Tahun
Ilustrasi: Gua Norwegia Ungkap Dunia Arktik Berusia 75.000 Tahun
A A Ukuran Teks16px

Sebuah gua di pesisir utara Norwegia menyimpan kapsul waktu yang luar biasa. Selama puluhan ribu tahun, sedimen di dalamnya melindungi jejak kehidupan Arktik purba.

Para ilmuwan berhasil merekonstruksi ekosistem yang berkembang sekitar 75.000 tahun lalu. Temuan ini berasal dari analisis tulang-belulang, sedimen, dan DNA purba yang terawetkan di dalam gua.

>>> Klausul Pelepasan Marcus Rashford Hangus, MU Kini Punya Kendali Penuh

Berbeda dengan banyak wilayah Arktik yang bukti prasejarahnya rusak akibat erosi dan pergerakan gletser, gua tersebut mampu mempertahankan kondisi lingkungan masa lampau dengan sangat baik.

Dari penggalian, peneliti menemukan sisa-sisa berbagai satwa yang hidup berdampingan dalam satu ekosistem pesisir. Hewan-hewan itu berasal dari habitat laut, tundra, hingga perairan tawar.

Temuan mencakup mamalia laut seperti anjing laut, hewan pengerat khas Arktik seperti lemming, berbagai jenis ikan air tawar, hingga burung pesisir.

Kombinasi spesies tersebut menunjukkan lingkungan yang jauh lebih beragam dibanding kondisi Arktik modern.

Menurut para peneliti, keberadaan beragam satwa itu mengindikasikan kawasan tersebut mengalami periode relatif hangat selama Zaman Es. Hal ini memungkinkan kehidupan berbagai spesies sekaligus.

>>> Studi Ungkap Beda Kepribadian Fans Ronaldo vs Messi, Kamu yang Mana?

Selain fosil, ilmuwan juga berhasil mengekstraksi DNA lingkungan (eDNA) dari sedimen gua. Teknologi ini memungkinkan identifikasi spesies yang pernah hidup meski tanpa kerangka utuh.

Pendekatan ini membantu menyusun gambaran ekosistem Arktik kuno secara lebih lengkap. Para peneliti dapat mengetahui bagaimana hewan laut, darat, dan air tawar hidup berdampingan pada masa itu.

Nilai terbesar dari penemuan ini bukan hanya usia fosil, melainkan informasi tentang respons ekosistem Arktik terhadap perubahan iklim masa lampau.

Data dari gua menunjukkan bahwa saat suhu dan kondisi berubah, sebagian spesies beradaptasi sementara yang lain menghilang.

>>> Evos dan RRQ Lolos Grand Final Free Fire Esports World Cup 2026

Para peneliti berharap rekaman alam ini dapat menjadi acuan untuk memahami dampak perubahan iklim saat ini, terutama di Arktik yang mengalami pemanasan lebih cepat dibanding kawasan lain di Bumi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM