Semangat membangun gaya hidup sehat, sportivitas, dan kebersamaan dalam komunitas semakin marak. Hal tersebut juga dibangun melalui turnamen tenis Celuk Open 2026.
Celuk Open 2026 berlangsung di Gianyar, Bali, beberapa hari lalu. Ajang ini merupakan bagian dari komitmen Kutus Kutus dalam mengembangkan Ekosistem Wellness Nusantara.
>>> Gubernur New York Manfaatkan AI untuk Revisi Aturan Hukum
Turnamen ini mempertemukan peserta dari berbagai kategori, meliputi Men Advanced, Women Beginner, Women Newbie, Women Intermediate, Men Intermediate, hingga Men Beginner.
"Wellness bukan hanya berbicara tentang kondisi tubuh, tetapi juga tentang kebiasaan hidup yang dijalani bersama.
Komunitas olahraga menjadi ruang yang sangat penting untuk membangun budaya tersebut," kata owner Kutus Kutus, Fazli Hasniel Sugiharto, dalam keterangan persnya.
Sebelum mendukung Celuk Open 2026, Kutus Kutus telah terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengangkat nilai serupa.
Contohnya, pada kegiatan komunitas renang anak, edukasi mengenai penggunaan minyak balur herbal diperkenalkan sebagai bagian dari rutinitas setelah aktivitas berenang.
>>> Nasib Tuchel di Inggris Dipertanyakan, Guardiola Muncul Sebagai Kandidat
Tren serupa juga terlihat pada komunitas pelari di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.
Edukasi mengenai pentingnya pemulihan tubuh setelah berolahraga menjadi salah satu upaya membangun kesadaran bahwa menjaga kebugaran tidak berhenti setelah aktivitas fisik selesai.
Menurut Fazli, olahraga tidak berakhir ketika seseorang mencapai garis finis, melainkan berlanjut pada bagaimana tubuh dipulihkan agar tetap siap menjalani aktivitas berikutnya.
"Kami melihat komunitas bukan sekadar kumpulan orang dengan hobi yang sama.
>>> Timnas Voli Putra Indonesia Lolos Semifinal SEA V Cup Usai Kalahkan Filipina
Di dalamnya ada ruang untuk saling belajar, saling mendukung, dan menumbuhkan kebiasaan hidup sehat secara berkelanjutan," jelas Fazli.

