⌂ Beranda News Ilmuwan Akhirnya Temukan Planet 'Bumi Kedua' yang Layak Huni

Ilmuwan Akhirnya Temukan Planet 'Bumi Kedua' yang Layak Huni

Ilmuwan Akhirnya Temukan Planet 'Bumi Kedua' yang Layak Huni
Ilustrasi: Ilmuwan Akhirnya Temukan Planet 'Bumi Kedua' yang Layak Huni
A A Ukuran Teks16px

Jakarta - Sebuah planet berbatu yang dijuluki 'Bumi kedua' berhasil ditemukan oleh para astronom. Planet bernama LHS 1140 b ini memiliki atmosfer dan berada di zona layak huni bintangnya.

Planet ini berjarak 48 tahun cahaya dari Bumi. Menurut penelitian terbaru, atmosfernya mengandung helium.

>>> Misteri 24 Lidah Emas di Makam Kuno Mesir Akhirnya Terungkap

Ini adalah planet berbatu pertama yang atmosfernya berhasil dideteksi secara langsung.

Lebih dari itu, planet ini juga berada di zona layak huni, di mana air berpotensi menggenang di permukaannya.

Penemuan Atmosfer

Penulis utama penelitian, Collin Cherubim, mengatakan bahwa timnya benar-benar mendeteksi langsung helium di atmosfer planet tersebut. Ia menyebut deteksi ini sebagai yang pertama untuk eksoplanet berbatu.

Cherubim, yang baru meraih Ph. D.

dari Harvard, menambahkan bahwa planet ini berada di zona layak huni. Hal ini sangat menggembirakan bagi astrobiologi dan pencarian kehidupan.

Eksoplanet LHS 1140 b pertama kali ditemukan pada tahun 2017 oleh tim yang dipimpin astronom Jason Dittmann. Dittmann kini menjadi rekan penulis pada penemuan baru ini.

Planet ini mengorbit bintang katai merah yang lebih kecil dan lebih dingin dari Matahari.

>>> Final Japan Open 2026: Fajar/Fikri Tantang Kim/Seo

Meskipun orbitnya lebih dekat, suhunya tetap berada di zona Goldilocks, di mana air cair dapat eksis.

Meski bukan salinan identik Bumi, planet ini dianggap mirip Bumi dalam dua hal utama: komposisi berbatu dengan kemungkinan inti besi dan atmosfer, serta suhu yang cocok untuk air cair.

Sejak penemuan eksoplanet pertama lebih dari 30 tahun lalu, ilmuwan telah menemukan lebih dari 6.000 eksoplanet.

Namun, baru kali ini ada atmosfer yang terkonfirmasi pada planet berbatu di zona layak huni.

Salah satu tantangan adalah bintang katai merah yang aktif melepaskan radiasi ekstrem.

Radiasi ini biasanya mengikis atmosfer planet, sehingga astronom sempat ragu apakah planet seperti LHS 1140 b bisa mempertahankan atmosfer.

>>> Hasil Prancis Vs Inggris: Tiga Singa Menang 6-4, Raih Peringkat 3 Piala Dunia

Cherubim mengatakan penemuan ini menunjukkan bahwa setidaknya planet berbatu ini berhasil mempertahankan atmosfernya selama miliaran tahun. Meskipun demikian, belum ada cukup data untuk menyimpulkan adanya kehidupan alien.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM