Gelandang Argentina, Enzo Fernandez, akhirnya angkat suara setelah menerima kartu merah dalam kekalahan timnya melawan Spanyol di final Piala Dunia 2026.
Momen tersebut terjadi pada menit akhir waktu normal pertandingan.
>>> Liverpool Tunjuk Alejandro Rosalen Sebagai Pelatih Kiper Baru
Melalui media sosialnya, Fernandez menyatakan bahwa ia telah memberikan segalanya untuk Argentina. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para penggemar yang telah memberikan dukungan penuh.
"Seiring berjalannya waktu, kamu menyadari ada sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar hasil.
Selama bertahun-tahun, tim ini telah mewakili negara kita dengan cara terbaik," tulis Fernandez di Instagram.
Ia menambahkan bahwa pertandingan bukan hanya soal menang, melainkan tentang memberikan segalanya untuk seragam tim dan tidak pernah menyerah.
Menjadi bagian dari tim yang selalu berdiri tegak dan berjuang hingga akhir adalah sesuatu yang sangat ia hargai.
>>> Kabel Laut Nongsa-Changi Mendarat di Batam, Perkuat Konektivitas Digital RI
"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua penggemar Argentina.
Terima kasih karena selalu ada di sana, mendukung kami di setiap pertandingan, atas kasih sayang kalian, atas dukungan tanpa syarat kalian, dan karena membuat kami merasa seperti di rumah sendiri di mana pun kami berada di dunia ini," lanjutnya.
Fernandez menegaskan bahwa mengenakan jersey timnas adalah kehormatan terbesar dalam kariernya, dan ia akan terus memberikan yang terbaik setiap kali dipanggil.
Kartu merah yang diterima Fernandez didapat setelah melakukan tekel keras kepada bek Spanyol, Pau Cubarsi, yang berujung pada kartu kuning kedua.
Bermain dengan 10 orang, Argentina akhirnya harus mengakui keunggulan Spanyol melalui gol Ferran Torres di babak perpanjangan waktu.
>>> Astronom Berhasil Foto Jarak Dekat 'Bulan Mini' Bumi untuk Pertama Kali
Insiden tersebut menuai kritik dari sebagian pihak yang menilai pelanggaran Fernandez memperburuk situasi Argentina dalam laga final tersebut.
