Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau oleh pengamatan satelit setelah menunjukkan letusan signifikan.
Awan hasil erupsi tersebut menjulang sangat tinggi dan diduga berhasil mencapai lapisan tropopause di atmosfer.
Analisis Citra Satelit dan Kolom Erupsi
Peneliti klimatologi Badan Riset dan Inovasi Nasional Erma Yulihastin menyebut letusan dimulai sekitar pukul 23.00 WIB.
Berdasarkan pengamatan satelit, awan erupsi tersebut bergerak ke arah barat dan membentang sejauh 851 km.
Simulasi menunjukkan kolom erupsi mencapai ketinggian sekitar 13-14 km dan menyentuh batas tropopause.
Analisis akun pemerhati cuaca mencatat suhu puncak awan di bawah minus 70 derajat Celsius dengan estimasi tinggi 14-17 km.
Konfirmasi Badan Geologi
Badan Geologi mengonfirmasi erupsi menerus yang dimulai pada Jumat pukul 23.07 WIB.
Letusan tersebut menyerupai fenomena lava fountain atau lava air mancur dan memicu aliran lava selama beberapa jam.