⌂ Beranda News Analisis Satelit Ungkap Erupsi Anak Krakatau Capai Tropopause
News

Analisis Satelit Ungkap Erupsi Anak Krakatau Capai Tropopause

Ilustrasi erupsi Gunung Anak Krakatau yang terpantau dari satelit
Analisis Satelit Ungkap Erupsi Anak Krakatau Capai Tropopause
A A Ukuran Teks16px

Aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda terpantau oleh pengamatan satelit setelah menunjukkan letusan signifikan.

Awan hasil erupsi tersebut menjulang sangat tinggi dan diduga berhasil mencapai lapisan tropopause di atmosfer.

Analisis Citra Satelit dan Kolom Erupsi

Peneliti klimatologi Badan Riset dan Inovasi Nasional Erma Yulihastin menyebut letusan dimulai sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan pengamatan satelit, awan erupsi tersebut bergerak ke arah barat dan membentang sejauh 851 km.

Simulasi menunjukkan kolom erupsi mencapai ketinggian sekitar 13-14 km dan menyentuh batas tropopause.

Analisis akun pemerhati cuaca mencatat suhu puncak awan di bawah minus 70 derajat Celsius dengan estimasi tinggi 14-17 km.

Konfirmasi Badan Geologi

Badan Geologi mengonfirmasi erupsi menerus yang dimulai pada Jumat pukul 23.07 WIB.

Letusan tersebut menyerupai fenomena lava fountain atau lava air mancur dan memicu aliran lava selama beberapa jam.

📰 Update Terbaru