⌂ Beranda News Striker Wolves Tolu Arokodare Tolak Dijual, Latihan Tim Dibatalkan

Striker Wolves Tolu Arokodare Tolak Dijual, Latihan Tim Dibatalkan

Striker Wolves Tolu Arokodare Tolak Dijual, Latihan Tim Dibatalkan
Ilustrasi: Striker Wolves Tolu Arokodare Tolak Dijual, Latihan Tim Dibatalkan
A A Ukuran Teks16px

Sesi latihan Wolverhampton Wanderers terpaksa dibatalkan oleh pelatih Cesar Peixoto.

Pembatalan ini terjadi setelah pemain yang tidak lagi masuk dalam rencana tim, Tolu Arokodare, menolak untuk keluar dari lapangan.

>>> Samsung Klaim Teknologi Layar Lipat Galaxy Sulit Ditiru Kompetitor

Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (20/7/2026).

Arokodare dilaporkan duduk di lapangan dan mendesak manajemen klub untuk melepasnya ke Fiorentina, yang disebut-sebut meminatinya bersama Torino dan Genoa.

Namun, pihak klub telah menolak tawaran dari klub Liga Italia tersebut dan memilih untuk menjual pemain asal Nigeria itu ke Trabzonspor.

Menanggapi situasi tersebut, Peixoto, yang baru ditunjuk pada Juni, memilih membatalkan latihan tim utama.

Saat ini, Wolves dilaporkan memperketat pengamanan di Compton Park untuk mencegah Arokodare memasuki area latihan. Belum ada pernyataan resmi dari pihak klub mengenai insiden ini.

>>> Gates Foundation Akui 30 Kali Pertemuan dengan Jeffrey Epstein

Arokodare, yang bergabung dari Genk pada musim panas 2025, hanya berhasil mencetak tiga gol saat Wolves terdegradasi dari Premier League musim lalu.

Pemain berusia 25 tahun ini juga sempat mendapat hukuman disiplin pada April lalu akibat konfrontasi dengan rekan setimnya.

Melalui media sosialnya pada Rabu (22/7), Arokodare menyatakan komitmennya untuk tetap profesional.

Ia menegaskan bahwa niatnya adalah memenuhi tanggung jawabnya dengan berlatih dan berkontribusi kepada tim sesuai kontrak yang berlaku.

>>> Eks Liverpool Emile Heskey Sarankan Jual Cody Gakpo Jika Ada Tawaran Bagus

Perlu dicatat, aturan baru FIFA melarang praktik mengasingkan pemain dari tim utama atau memaksa mereka berlatih terpisah tanpa alasan olahraga yang jelas, karena dapat dianggap sebagai tindakan abusif dan berpotensi dikenai sanksi.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM