Federasi Sepakbola Norwegia (NFF) mendesak FIFA untuk mengakui kesalahan terkait keputusan kontroversial kartu merah yang diterima striker Amerika Serikat, Folarin Balogun, pada Piala Dunia 2026.
Kartu merah Balogun di babak 16 besar sempat ditangguhkan FIFA. Keputusan itu menuai kritik karena diduga dipengaruhi intervensi dari Gedung Putih.
>>> Akhir Tragis Beruang yang Viral Terjebak di Tiang Listrik
Presiden AS Donald Trump disebut menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino untuk membahas sanksi tersebut.
Tak lama kemudian, Ketua Komite Disiplin FIFA Mohammad Al-Kamali membatalkan hukuman tanpa berkoordinasi dengan 17 anggota komite lainnya.
Kecaman dari Presiden NFF
Presiden NFF, Lise Klaveness, mengecam langkah FIFA. Ia menilai keputusan itu membahayakan integritas sepakbola dan berharap protesnya diikuti banyak pihak.
"Ketika Anda melanggar aturan seperti ini, Anda berada di jalur berbahaya yang akan membahayakan seluruh permainan. Ini menjadi kekhawatiran ketika aturan dasar dikorbankan," ujar Klaveness.
>>> Jadwal Perempatfinal China Open 2026: 4 Wakil RI Tanding Hari Ini
"Hal ini seharusnya tidak terjadi. Kini penting untuk melakukan komunikasi jujur.
Kita semua tahu putusan ini dipengaruhi kekuatan eksternal dan tidak melalui proses semestinya. Kami butuh pemimpin FIFA mengakui ini adalah kesalahan," tambahnya.
Di Piala Dunia 2026, AS tersingkir di 16 besar setelah dikalahkan Belgia 4-1. Sementara Norwegia melaju hingga perempatfinal.
>>> Nicolas Otamendi Pensiun dari Timnas Argentina Usai Kalah di Final Piala Dunia 2026
Spanyol keluar sebagai juara usai mengalahkan Argentina 1-0 di final.
