Sony dikabarkan akan menghentikan produksi game fisik PlayStation mulai tahun 2028. Keputusan ini didasari alasan finansial yang kuat.
Seorang analis industri, Mat Piscatella, mengungkapkan bahwa hanya tujuh judul game fisik PlayStation yang terjual lebih dari 100.000 unit sepanjang tahun ini.
>>> Ditarget 10 Juta Registrasi Biometrik Per Bulan, Operator Buka Suara
Data tersebut mencakup semua game, penerbit, dan platform PlayStation berdasarkan catatan Circana.
Pernyataan Piscatella disampaikan melalui platform media sosial Bluesky. Namun, ia tidak menyebutkan judul game apa saja yang masuk dalam kategori tersebut.
Tanggapan gamer pun beragam. Banyak yang kurang percaya tanpa mengetahui total penjualan keseluruhan.
Seorang pengguna Bluesky menanggapi, "Akan lebih membantu jika kita mengetahui total penjualan, misalnya 100.000 unit fisik dari total 500.000 unit berbeda dengan 100.000 unit fisik dari total 10 juta unit."
>>> Klopp Resmi Latih Timnas Jerman, DFB Sebut Tepat di Waktu yang Tepat
Jika angka tersebut valid, kondisi game fisik memang sangat buruk. Hal ini bisa menjadi referensi bagi platform gaming lain untuk mengikuti jejak Sony.
Sony telah mengumumkan akan menghentikan produksi disk fisik untuk semua game PlayStation pada Januari 2028. Setelah itu, semua game baru akan dijual secara digital melalui PlayStation Store.
Perusahaan juga telah mengubah strategi pabrik cakramnya di Thalgau, Austria. Pabrik tersebut mampu memproduksi sekitar 600 ribu cakram per hari, termasuk game PlayStation, Blu-ray, dan CD.
>>> Piala AFF 2026: Singapura Waspadai Kekuatan Tim ASEAN yang Makin Merata
Sony mengucurkan dana sebesar USD 35 juta untuk transformasi pabrik tersebut.
