⌂ Beranda News Jersey Baru Bali United: Filosofi Barong dan Hanoman dalam Desain

Jersey Baru Bali United: Filosofi Barong dan Hanoman dalam Desain

Jersey Baru Bali United: Filosofi Barong dan Hanoman dalam Desain
Ilustrasi: Jersey Baru Bali United: Filosofi Barong dan Hanoman dalam Desain
A A Ukuran Teks16px

Bali United resmi memperkenalkan jersey teranyar mereka untuk mengarungi kompetisi Super League musim 2026/2027.

Desain jersey ini sangat kental dengan nuansa Pulau Dewata, memadukan filosofi mendalam dan kekayaan budaya Bali.

>>> Bambang Pamungkas: Gol Piala AFF Berkesan, tapi Tak Ada yang Spesial

Kerja sama apparel dengan adidas Indonesia akan berlangsung selama tiga tahun ke depan, dimulai musim ini.

Peresmian kerja sama tersebut dilakukan oleh Presiden Direktur dan Manajer Umum adidas Indonesia Ben Handraradjasa bersama CEO Bali United Yabes Tanuri pada Jumat (24/7/2026) di Bali United Training Center, Gianyar.

Inspirasi Budaya Bali dalam Desain Jersey

Untuk jersey kandang yang dominan warna merah, Bali United terinspirasi dari sosok Barong Ket. Barong Ket merupakan simbol kebaikan, keberanian, dan energi pelindung dalam kebudayaan Bali.

Visual Barong Ket pada jersey dikembangkan dengan gaya ilustrasi khas seniman Bali, Dewa Gede Raka Jana Nuraga atau yang akrab disapa Rakajana.

Gaya ilustrasi ini memadukan unsur tradisional dengan sentuhan kontemporer.

Nama Rakajana sendiri tersemat di ujung kiri bawah jersey sebagai penanda karya orisinalnya. Ia merupakan seniman yang dilibatkan langsung dalam perancangan desain jersey musim ini.

Sementara itu, jersey tandang terinspirasi dari tokoh Hanoman. Hanoman dikenal sebagai sosok yang setia, cerdas, dan memiliki semangat juang yang tak pernah padam.

>>> Manajer Man City Santai Hadapi Rumor Rodri Dibidik Real Madrid

Desain jersey tandang juga mengambil inspirasi dari Lamak Bali, sebuah elemen budaya yang sarat makna doa, rasa syukur, dan keharmonisan.

Untuk jersey ketiga yang berwarna hitam, desainnya melambangkan keteguhan pertahanan dan kedalaman jiwa para pemain.

Warna hitam merepresentasikan kewibawaan serta ketenangan emosional saat tim menghadapi tekanan tinggi dari lawan.

Rakajana menjelaskan bahwa jersey Bali United musim ini secara keseluruhan terinspirasi dari kekayaan budaya Bali yang dipadukan dengan pendekatan visual modern.

Baginya, jersey bukan sekadar seragam, melainkan identitas yang merepresentasikan semangat, karakter, dan kebanggaan tim.

Desain jersey ini merupakan hasil percampuran budaya lokal dengan logo tiga garis ikonik dari Adidas, menunjukkan potensi Bali United dalam memberikan kontribusi positif bagi persepakbolaan nasional.

>>> Manchester United Bidik Satu Gelandang Lagi Meski Sudah Datangkan Dua Pemain

Selain itu, jersey ini juga dilengkapi teknologi tinggi dari Adidas yang membuat bahan lebih ringan dan bersirkulasi udara untuk meningkatkan performa pemain.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM