Menteri Olahraga Italia Andrea Abodi mengkritik Federasi Sepakbola Italia (FIGC) yang secara terbuka mengungkap negosiasi dengan Pep Guardiola.
Menurutnya, pembicaraan semacam itu seharusnya tetap dirahasiakan.
>>> Ini Pilihan Warna Galaxy Z Fold8 Ultra yang Masuk Pasar Indonesia
Kursi pelatih timnas Italia kosong setelah Gennaro Gattuso mundur pada April lalu. Direktur Teknik Paolo Maldini kemudian mengungkap bahwa FIGC mendekati Carlo Ancelotti dan Guardiola.
Guardiola menolak tawaran tersebut karena ingin rehat setelah 10 tahun melatih Manchester City. Italia kini dikabarkan akan merekrut Andrea Pirlo.
Kritik Terbuka Abodi
"Saya tidak tahu apakah Guardiola sudah memikirkan hal ini secara matang," ujar Abodi kepada Sky TG24.
"Ketika hendak mengkomunikasikan pilihan seperti ini secara terbuka, Anda harus punya tingkat kepercayaan diri yang cukup bahwa Anda akan mewujudkannya, atau lebih baik merahasiakannya."
>>> Huawei Cloud Alami Gangguan Global, Indonesia Terdampak
Abodi menambahkan bahwa alternatif yang terlihat sangat berjauhan membuat pengungkapan tanpa keyakinan terasa seperti perjudian. "Perjudian selalu berisiko, jadi kami butuh keputusan yang masuk akal," katanya.
Italia kabarnya akan merekrut Pirlo dengan kontrak empat tahun.
Pirlo saat ini masih terikat kontrak dengan klub Uni Emirat Arab, United FC, setelah melatih Juventus, Sampdoria, dan Karagumruk.
Abodi enggan beropini lebih jauh karena ia adalah penggemar tim nasional. Ia berharap pilihan Presiden FIGC Malago bersama Maldini dan Leonardo akan membawa hasil yang diharapkan.
>>> Debut Casemiro Bersama Inter Miami Berakhir Manis Berkat Gol Suarez
"Pirlo punya pengalamannya sendiri sebagai pelatih, membuktikan nilainya. Saya harap dia bisa menegaskannya lebih jauh," pungkas Abodi.
