Kementerian Luar Negeri Prancis memutuskan untuk meninggalkan penggunaan proyeksi peta dunia Mercator yang dianggap menyesatkan.
Melalui kebijakan baru ini, Prancis beralih menggunakan peta proyeksi Eckert IV yang lebih akurat dalam mencerminkan ukuran benua.
Alasan Penggantian Peta
Menteri Luar Negeri Prancis Jean Noel Barrot menyatakan bahwa peta warisan navigator abad ke-16 tersebut memperbesar wilayah kutub secara semu.
Akibat proyeksi lama tersebut, ukuran Benua Afrika tampak menyusut sedangkan wilayah utara Rusia serta Greenland terlihat membentang sangat luas.
Keputusan di Paris ini juga berjalan seiring dengan langkah Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mulai beralih mendukung model Equal Earth.
