FIFA akhirnya membatalkan rencana penjualan saham Piala Dunia. Keputusan ini diambil setelah banyak anggota menolak keras.
Dalam rilis resmi pada Sabtu (1/8/2026), FIFA menyatakan proposal proyek FIFA Forward Enterprise tidak akan dilanjutkan.
>>> Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Indonesia Bisa Menyaksikannya?
Artinya, rencana penjualan saham Piala Dunia tidak bisa diproses.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, mengatakan bahwa ia tetap mendengarkan masukan dari semua pihak. Proyek yang berpotensi menimbulkan perpecahan itu akhirnya disetop.
Pernyataan Resmi FIFA
FIFA menjelaskan bahwa proyek FIFA Forward Enterprise dimaksudkan untuk memperkuat Asosiasi Anggota FIFA dan olahraga di seluruh dunia, terutama di negara-negara yang membutuhkan dukungan.
>>> Gianni Infantino Ditinggal Penasihat Senior FIFA, Carlos Cordeiro Mundur
Namun, setelah mendengarkan semua pandangan, menjadi jelas bahwa proyek ini telah menimbulkan perpecahan. Hal itu tidak lagi sejalan dengan tujuan awal.
FIFA menegaskan bahwa tujuannya selalu untuk mempersatukan dan meningkatkan. Oleh karena itu, usulan ini tidak akan dilanjutkan.
Ke depan, Gianni Infantino berencana mempertemukan semua pihak yang berkepentingan dalam beberapa hari dan minggu mendatang.
>>> Chelsea Sambut Kembalinya Mykhailo Mudryk, Siap Dibawa ke Jakarta
Tujuannya untuk terus mengembangkan sepakbola di mana-mana, terutama di negara-negara yang membutuhkan dukungan.

