Real Madrid menyambut positif keputusan FIFA yang membatalkan rencana menjual sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta.
Klub raksasa Spanyol itu menilai UEFA dan sejumlah konfederasi telah berhasil "melindungi sepakbola" dengan menggagalkan proposal tersebut.
>>> Kim Sang-sik Ungkap Alasan Pakai Kaus Hitam 'Pembawa Hoki' Saat Laga Vietnam
Sebelumnya, FIFA berencana membentuk FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah perusahaan yang akan mengelola aspek komersial dan operasional berbagai kompetisi FIFA, termasuk Piala Dunia.
Bagian yang paling menuai kontroversi adalah rencana melepas 20 persen saham FFE kepada investor swasta.
Proposal itu mendapat penolakan keras dari UEFA, Konfederasi Sepakbola Asia (AFC), dan Concacaf, hingga akhirnya FIFA memutuskan membatalkannya.
Dalam pernyataan resminya, Real Madrid menyebut keputusan tersebut sebagai kabar baik bagi dunia sepakbola.
Madrid juga memberikan apresiasi kepada UEFA, konfederasi, federasi, dan berbagai institusi sepakbola yang menolak proposal tersebut.
"Real Madrid menyambut sangat positif keputusan FIFA untuk membatalkan proposal penjualan sebagian hak komersial kompetisinya," demikian bunyi pernyataan klub yang dilansir ESPN.
"Klub kami menilai ini merupakan kabar baik bagi sepakbola, institusi-institusinya, dan terutama bagi jutaan penggemar olahraga yang kami cintai."
"Real Madrid ingin menyampaikan terima kasih kepada UEFA, konfederasi, federasi, dan seluruh institusi yang dengan tegas serta penuh tanggung jawab menentang proyek ini.
>>> Polemik Usher GIIAS Bisa Ditangkal dengan Putar Lagu Disney, Masa Sih?
Persatuan dan rasa tanggung jawab mereka telah melindungi sepakbola pada momen yang sangat menentukan."
Menurut Madrid, klub-klub merupakan fondasi utama sepakbola internasional karena berperan menemukan, membina, dan mengembangkan pemain yang kemudian memperkuat tim nasional.
"Klub-klub adalah fondasi tempat sepakbola tim nasional dan Piala Dunia dibangun. Klub-klublah yang menemukan, melatih, mengembangkan, dan menyediakan pemain bagi tim nasional sehingga kompetisi-kompetisi besar itu dapat terselenggara."
Madrid juga menegaskan bahwa Piala Dunia bukan sekadar aset komersial yang bisa diperjualbelikan.
"Sepakbola tim nasional dan Piala Dunia, di atas segalanya, merupakan ajang yang memiliki kepentingan publik serta menjadi warisan milik negara, para penggemar, dan masyarakat secara keseluruhan."
"Karena itu, kami percaya kompetisi tersebut tidak boleh diperlakukan sebagai sekadar aset finansial yang diperdagangkan demi keuntungan segelintir pihak."
Penolakan terhadap proposal FIFA sebelumnya juga memicu gejolak di internal organisasi.
>>> XL Ungguli Jaringan 5G Indonesia Versi Ookla Speedtest Awards H1 2026
Penasihat senior Presiden FIFA Gianni Infantino, Carlos Cordeiro, memilih mundur karena menilai proposal tersebut sebagai "kesepakatan yang buruk bagi sepakbola", sementara UEFA bahkan sempat mengancam memboikot kompetisi FIFA apabila rencana itu tetap dijalankan.
