Sejumlah benda dalam sejarah kerap dikaitkan dengan kutukan dan kisah misterius. Mulai dari makam Firaun hingga berlian biru, berikut deretan benda terkutuk yang paling terkenal.
Makam Tutankhamun dibuka oleh Howard Carter pada 1922. Lima bulan kemudian, penyandang dana ekspedisi Lord Carnarvon meninggal akibat keracunan darah.
>>> Henderson Pilih Chelsea karena Xabi Alonso
Rentetan kematian ini melahirkan legenda 'Kutukan Firaun'. Meski sempat dikaitkan dengan spora jamur kuno, penelitian ilmiah belum menemukan bukti kuat adanya kutukan.
Howard Carter sendiri hidup hingga 1939.
Boneka dan Lukisan yang Dianggap Membawa Sial
Boneka Annabelle, hadiah Raggedy Ann di Connecticut pada 1970, disebut Ed dan Lorraine Warren menjadi perantara entitas jahat.
Boneka itu kemudian disegel dalam kotak kaca di Museum Okultisme Warren.
Legenda paling terkenal menyebut seorang pengunjung tewas dalam kecelakaan setelah mengejeknya. Namun, kisah tersebut hanya bersumber dari catatan keluarga Warren dan tidak didukung dokumen resmi.
Lukisan The Crying Boy memicu kepanikan di Inggris pada 1985 setelah cetakannya berulang kali ditemukan utuh di antara puing kebakaran rumah.
Pemadam kebakaran menyebut pernis tahan api dan posisi gambar saat terjatuh sebagai penjelasan logis.
Meski 'kutukannya' tak pernah terbukti, lebih dari 2.500 pembaca The Sun menyerahkan lukisan mereka untuk dimusnahkan.
Boneka Robert diberikan kepada Robert Eugene Otto pada 1904 dan kemudian dikaitkan dengan berbagai kejadian misterius di rumahnya.
Kini tersimpan di Museum Fort East Martello, boneka ini konon membawa nasib buruk bagi pengunjung yang memotretnya tanpa izin.
Museum bahkan memajang surat-surat permintaan maaf dari pengunjung, meski seluruh klaim tersebut bersifat anekdot dan belum terbukti secara ilmiah.
Artefak dan Mumi yang Dikaitkan dengan Kutukan
Ukiran Māori kerap keliru disebut 'terkutuk' dalam budaya populer Barat. Padahal, banyak di antaranya merupakan taonga, harta berharga yang memiliki tapu atau aturan kesucian tentang cara memperlakukannya.
