Banyak pengguna seluler yang mengira harus membeli paket internet khusus untuk menikmati jaringan 5G.
Padahal, pada umumnya pelanggan dapat menggunakan paket internet reguler selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan operator.
>>> RS Mitra Keluarga Gunakan AI AWS untuk Bantu Dokter, Bukan Gantikan
Mengacu pada situs Telkomsel, pelanggan tidak diwajibkan membeli paket internet khusus untuk mengakses 5G.
Syarat utamanya adalah menggunakan smartphone yang mendukung 5G, memakai USIM yang kompatibel, nomor telah memperoleh aktivasi layanan, dan berada di area cakupan jaringan.
Telkomsel memang menyediakan paket internet 5G, tetapi paket tersebut ditujukan untuk memberikan manfaat tambahan seperti kuota lebih besar atau akses ke layanan tertentu.
Paket itu bukan syarat agar perangkat dapat terhubung ke jaringan 5G.
Kuota Reguler Tetap Bisa Digunakan
Pelanggan tidak perlu membeli paket khusus 5G karena kuota internet reguler tetap dapat digunakan selama seluruh persyaratan layanan terpenuhi.
Kendala yang sering terjadi justru bukan pada paket internet, melainkan perangkat yang belum mendukung 5G, lokasi yang belum terjangkau, atau nomor yang belum diaktivasi.
Seperti dilansir dari GSMA Intelligence, pada tahap awal pengembangan 5G banyak operator meluncurkan paket khusus sebagai strategi pemasaran.
Namun seiring matangnya ekosistem, tren bergeser dengan mengintegrasikan akses 5G ke paket reguler tanpa biaya tambahan.
Pasca Lelang Frekuensi
Setelah Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) merampungkan lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyebut penetrasi layanan 5G akan meningkat hingga 2029.
Para pemenang lelang berkewajiban mempercepat penggelaran jaringan 5G hingga mencapai 51% cakupan populasi nasional pada tahun kelima.
>>> Pelatih Ganda Putra: Leo/Daniel Tahun Depan Bidik Super 1000
"Untuk arah ke layanan kualitas internet yang lebih cepat," kata Meutya.
