Pierre-Emile Hojbjerg kehilangan ban kapten Marseille setelah menolak pindah ke Newcastle United.
Gelandang asal Denmark itu membuat manajemen klub berang akibat penolakan tersebut.
Marseille dan Newcastle sebelumnya telah mencapai kesepakatan transfer senilai £15 juta.
Namun, mantan pemain Tottenham Hotspur itu enggan kembali bermain di Premier League.
Keputusan tersebut membuat klub kecewa karena mereka membutuhkan pemasukan dari penjualan pemain.
Dampak penolakan itu terlihat saat Marseille menghadapi Atletico Madrid dalam laga uji coba.
Hojbjerg tetap bermain penuh selama 90 menit tanpa mengenakan ban kapten.
Ban kapten tersebut kemudian diberikan kepada rekan setimnya, Timothy Weah.
Pencopotan itu merupakan keputusan langsung dari manajemen klub dan pemilik Frank McCourt.
Pelatih Marseille Bruno Genesio menyatakan bahwa pencopotan tersebut bukan keputusannya.
Masa depan Hojbjerg di klub kini masih diliputi tanda tanya besar.
AC Milan kini disebut sebagai salah satu klub yang meminati jasa sang gelandang.