Take-Two mengambil langkah hukum untuk mencari sosok di balik kebocoran cuplikan Grand Theft Auto VI.
Pelaku pembocoran tersebut selama ini dikenal luas menggunakan nama samaran Cyberleek.
>>> Strategi Rusia Kerahkan Amunisi Banderol Demi Kuras Rudal Ukraina
Perusahaan induk Rockstar Games ini mengajukan dua petisi surat panggilan pengadilan di Distrik Selatan New York.
Mereka meminta Microsoft dan Discord agar menyerahkan informasi penting yang berkaitan dengan investigasi kebocoran.
Dalam kasus Microsoft, Take-Two mencari data mengenai repositori GitHub yang diduga menyimpan material hak cipta.
Take-Two secara spesifik meminta catatan bisnis serta investigasi internal Microsoft terkait akun Cyberleek.
>>> Aksi Impresif Carlos Espi Pastikan Kemenangan Tipis Madrid
Sementara itu, permintaan untuk Discord mencakup penyerahan informasi dari sejumlah akun serta server tertentu.
Akun Discord yang disasar meliputi CYBERLEEK, CINEMATICROCKSTAR, hingga Surfer24k.
Take-Two meminta data lengkap mulai dari nama, nomor telepon, hingga tautan akun lain yang dibagikan.
>>> Harry Maguire Jadi Sorotan Usai Aksi Aneh Jaga Rekannya Sendiri
Sebelumnya, cuplikan game GTA 6 mulai tersebar luas di awal pekan ini melalui berbagai platform media sosial.