⌂ Beranda News Korea Utara Tegaskan Status Nuklir Jelang Kunjungan Xi Jinping

Korea Utara Tegaskan Status Nuklir Jelang Kunjungan Xi Jinping

Korea Utara Tegaskan Status Nuklir Jelang Kunjungan Xi Jinping
Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, menegaskan status nuklir negaranya.
A A Ukuran Teks16px

Korea Utara menegaskan komitmennya untuk mempertahankan status sebagai negara pemilik senjata nuklir menjelang rencana kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Pyongyang.

Pernyataan ini disampaikan oleh Kim Yo Jong, saudara perempuan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

>>> Jadwal Lengkap MotoGP Hungaria 2026 di Sirkuit Balaton Park

Kim Yo Jong menyatakan bahwa negaranya tidak akan pernah mundur dari status sebagai negara bersenjata nuklir dan tidak menoleransi ancaman apa pun.

Ia juga membantah klaim Amerika Serikat mengenai kesepakatan denuklirisasi antara Xi Jinping dan Donald Trump.

"Kebijakan untuk terus memperkuat kemampuan penangkalan perang nuklir demi pertahanan diri, sebagaimana dinyatakan oleh kepala negara, merupakan keputusan final dan tidak dapat dibatalkan yang harus dijalankan tanpa syarat," kata Kim Yo Jong, Wakil Direktur Departemen Komite Sentral Partai Buruh Korea Utara.

Kunjungan Presiden China Xi Jinping ini merupakan lawatan pertamanya ke Korea Utara dalam hampir tujuh tahun terakhir.

Beijing saat ini sedang berupaya memperkuat hubungan bilateral dengan Pyongyang selaku satu-satunya sekutu formal China yang terikat perjanjian.

>>> Endrick Ungkap Dukungan Bellingham Saat Hadapi Masa Sulit di Real Madrid

Langkah Korea Utara mempertahankan kekuatan militernya juga ditunjukkan melalui pengenalan fasilitas baru produksi material nuklir pada awal pekan ini.

Dalam kesempatan tersebut, Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un menyerukan perluasan persenjataan nuklir negaranya secara eksponensial.

Para analis menilai bahwa pengenalan fasilitas pengayaan uranium baru tersebut ditujukan untuk memperkuat posisi tawar Korea Utara menjelang pertemuan antara Xi Jinping dan Kim Jong Un.

Fasilitas ini sekaligus menjadi alasan bagi Pyongyang untuk mempercepat pembangunan kekuatan nuklirnya.

Selain itu, media Korea Utara The Rodong Sinmun melaporkan bahwa Kim Jong Un telah mengunjungi pabrik amunisi besar.

>>> Timnas Wanita Brasil Kalahkan Amerika Serikat 2-1 dalam Laga Uji Coba

Dalam kunjungan tersebut, ia memerintahkan peningkatan kapasitas produksi rudal negara sebesar 2,5 kali lipat dalam lima tahun ke depan.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru