⌂ Beranda News Mobil Listrik Tanpa Ban Serep: Efisiensi Ruang dan Inovasi Teknologi
News

Mobil Listrik Tanpa Ban Serep: Efisiensi Ruang dan Inovasi Teknologi

Ilustrasi mobil listrik modern dengan fokus pada efisiensi ruang kabin
Ilustrasi mobil listrik modern dengan fokus pada efisiensi ruang kabin
A A Ukuran Teks16px

Sejumlah produsen kendaraan listrik kini tidak lagi menyediakan ban cadangan konvensional pada produk mereka. Keputusan ini diambil untuk menghemat ruang kabin dan memangkas bobot kendaraan.

Ketiadaan komponen ini digantikan oleh teknologi alternatif penambalan darurat serta layanan bantuan khusus di jalan raya.

Head of Marketing MG Motor Indonesia, Harry Kurniawan, menjelaskan bahwa penghematan ruang dan pengurangan bobot menjadi alasan utama.

Hal ini mengingat baterai besar yang sudah menyita volume kabin.

Sebagai antisipasi, MG Motor menyediakan layanan Emergency Roadside Assistance (ERA) dan layanan towing bagi kendaraan yang mengalami kendala.

Layanan ini dapat diakses 24 jam melalui MG Care.

Langkah serupa juga diambil oleh Wuling Motors.

Product Planning Wuling Motors, Aji Ibrahim, memaparkan bahwa lini kendaraan listrik mereka dibekali perangkat penambal otomatis untuk situasi darurat.

Selain itu, tersedia juga tire pressure monitoring system (TPMS) untuk memonitor tekanan udara pada ban.

Kebijakan penghapusan ban cadangan ini memiliki dasar hukum legal melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 33 Tahun 2018 Pasal 14.

Peraturan ini mengizinkan penggantian ban serep dengan teknologi Run Flat Tire (RFT) atau tire repair kit.

Kendaraan yang menerapkan teknologi pengganti tersebut juga dibebaskan dari kewajiban membawa dongkrak dan kunci pembuka roda.

📰 Update Terbaru