⌂ Beranda News Pramono Anung Tinjau CFD Rasuna Said, Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah

Pramono Anung Tinjau CFD Rasuna Said, Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah

Pramono Anung Tinjau CFD Rasuna Said, Kampanyekan Gerakan Pilah Sampah
Gubernur Jakarta Pramono Anung meninjau CFD Rasuna Said bersama Cinta Laura untuk mendengar keluhan warga sekaligus mengampanyekan gerakan pilah sampah.
A A Ukuran Teks16px

Momen CFD ini juga dimanfaatkan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kehadiran figur publik diharapkan mampu mempercepat transformasi budaya membuang sampah pada tempatnya secara mandiri.

"Nah, apa yang ingin kami lakukan dengan mempunyai ambassador seperti Cinta Laura adalah habit atau behavior atau perilaku kita semua masyarakat, terutama untuk melakukan pilah sampah itu bukan hanya karena ada Ingub Nomor 5 Tahun 2026, tetapi memang sudah menjadi gerakan masyarakat," kata Pramono.

Sektor industri pariwisata dan kuliner di sekitar kawasan juga diminta ikut berkontribusi aktif dalam program lingkungan ini.

Targetnya, sistem pengelolaan sampah sudah berjalan optimal di semua lini sebelum perayaan hari jadi kota Jakarta.

"Maka ini menjadi gerakan bersama dalam waktu dekat sebelum ulang tahun Jakarta, saya pengin benar-benar gerakan pilah sampah ini bukan menjadi gerakan yang hanya musiman karena adanya Ingub, tetapi sudah menjadi gerakan kebersamaan yang ada di masyarakat seluruh lapisan, mulai dari horeka (hotel, restoran, kafe) sampai dengan masyarakat terbawah," ucapnya.

Dukungan terhadap program lingkungan ini juga disuarakan oleh kalangan generasi muda.

Kesadaran untuk bertanggung jawab terhadap sisa konsumsi pribadi dinilai menjadi kunci utama dalam menyelesaikan masalah penumpukan sampah di tempat pembuangan akhir.

"Tapi yang seharusnya kita lakukan bukanlah menyalahkan, tapi merubah kebiasaan kita, memiliki tanggung jawab, menyadari bahwa kitalah bagian dari masalahnya dan kitalah yang harus merubah tingkah laku kita," kata Cinta Laura.

Pemisahan jenis material sampah sejak dari hulu akan mempermudah kerja petugas di fasilitas daur ulang.

Proses konversi materi bekas menjadi barang berdaya guna baru bisa berjalan lebih efektif jika masyarakat ikut berpartisipasi aktif.

"Mereka dengan sampah yang sudah kita pilah sebagai warga, bisa membawa sampah itu ke tempat-tempat yang tepat untuk dikelola dan didaur ulang.

>>> BRIN Temukan Bakteri Probiotik Unggul dari Madu Lebah Tanpa Sengat Indonesia

Dan oleh karena itu, kehadiranku di sini hari ini adalah untuk mengingatkan semua orang, terutama generasi muda, bahwa ayo kita miliki tanggung jawab, ayo kita ubah habit-habit buruk kita," ungkapnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru