Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan penyelesaian pembangunan LRT rute Velodrome menuju Manggarai pada Agustus mendatang. Target ini disampaikan untuk meningkatkan konektivitas transportasi umum warga ibu kota.
Pramono berharap operasional rute baru ini mampu menambah alternatif transportasi publik bagi masyarakat.
>>> Gangguan Pencernaan Anak Picu Rewel dan Gangguan Tidur
Kemudahan mobilitas dari satu titik lokasi ke wilayah lain di Jakarta dinilai bakal semakin terfasilitasi melalui kehadiran rute LRT Kelapa Gading menuju Manggarai tersebut.
"Kalau itu bisa diresmikan, maka konektivitas di Jakarta yang sekarang ini 93 persen pasti akan mengalami kenaikan," ujar Pramono Anung.
Di samping proyek kereta layang tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dijadwalkan segera melaksanakan peletakan batu pertama atau groundbreaking untuk proyek infrastruktur penyeberangan yang dikenal sebagai jembatan 'donat' di kawasan Dukuh Atas.
"Karena kita juga segera memulai untuk groundbreaking di Dukuh Atas yang disebut dengan, sementara disebut dengan 'donat' lah.
>>> Terapis Spa di Surabaya Didakwa Menguras Rekening Pelanggan Rp 1,2 Miliar
Tetapi intinya adalah bagaimana mengintegrasikan secara keseluruhan transportasi yang ada di Jakarta," ujar Pramono Anung.
Sebelumnya, kebijakan mengenai perpanjangan lintasan LRT Jakarta telah ditetapkan untuk fokus menghubungkan wilayah Manggarai menuju Dukuh Atas demi menyambungkan rute dari Velodrome hingga ke area pusat kota.
Keputusan penambahan jalur sepanjang kurang lebih 2 kilometer ini diambil secara resmi oleh Pemprov DKI seusai melakukan kajian mendalam terhadap berbagai usulan, saran, serta kapasitas kemampuan anggaran fiskal daerah.
>>> Pramono Anung Pantau Pembersihan 8,8 Ton Sampah di Muara Angke
"Jadi kemarin saya sudah memutuskan dalam rapat setelah mendapatkan masukan, saran, pertimbangan, dan juga kemampuan fiskal pemerintah DKI Jakarta, untuk LRT yang diputuskan adalah extension dari Manggarai sampai Dukuh Atas untuk menuntaskan satu jalur mulai dari Velodrome sampai Dukuh Atas," kata Pramono Anung.