⌂ Beranda News Pramono Anung Pantau Pembersihan 8,8 Ton Sampah di Muara Angke

Pramono Anung Pantau Pembersihan 8,8 Ton Sampah di Muara Angke

Pramono Anung Pantau Pembersihan 8,8 Ton Sampah di Muara Angke
Petugas kebersihan membersihkan tumpukan sampah di pesisir Muara Angke, Jakarta Utara.
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pembersihan intensif terhadap tumpukan sampah di pesisir Muara Angke, Jakarta Utara.

Upaya ini memakan waktu empat hari dan berhasil mengangkat total 8,8 ton sampah.

>>> Prabowo Teken Aturan Ekspor Satu Pintu Komoditas Strategis Lewat BUMN

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menyatakan bahwa pembersihan ini krusial untuk mencegah sampah kembali menumpuk dan membentuk daratan sampah di area pesisir.

"Minusnya, kalau tidak secara rutin dibersihkan maka akan menjadi seperti yang kemarin, seperti pulau sampah.

Dan sekarang ini terus terang sudah dibersihkan dan memerlukan waktu kurang lebih 3-4 hari untuk membersihkan itu," ujar Pramono, Minggu (7/6/2026).

Kondisi geografis Muara Angke menjadikannya titik pertemuan akhir dari 13 sungai di Jakarta. Sampah yang dibuang ke sungai-sungai tersebut terbawa arus hingga akhirnya mengendap di muara.

"Memang Muara Angke itu adalah tempat begitu ujung dari sungai-sungai yang ada, ada 13 sungai, salah satunya kemudian muaranya di Muara Angke.

Begitu mereka keluar, selama ini mengalami pengendapan di sana. Dan ini sudah berlangsung lama," jelas Pramono.

>>> Pemerintah Raih Komitmen Investasi Ribuan Sapi untuk Penuhi Kebutuhan Nasional

Langkah antisipasi ini diambil untuk mencegah limbah padat terbawa arus laut lebih jauh menuju kawasan wisata Kepulauan Seribu.

Pengawasan dan pembersihan rutin menjadi fokus utama.

Pembersihan kawasan pesisir ini melibatkan personel dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Seribu.

Kepala Seksi Penanganan Sampah dan Limbah B3 DLH Kabupaten Kepulauan Seribu, Lukman Dermanto, mengonfirmasi bahwa pembersihan endapan di Muara Kali Adem berlangsung dari 2 hingga 5 Juni 2026.

Volume sampah yang berhasil diangkut bervariasi setiap harinya, dengan puncak pengangkutan terjadi pada hari ketiga.

>>> Cedera Otot Soleus Paksa Leonardo Balerdi Absen dari Piala Dunia 2026

Rinciannya, hari pertama terangkut 0,88 ton, hari kedua 1,76 ton, hari ketiga 3,52 ton, dan hari keempat 2,64 ton.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru