Ukraina melancarkan serangan drone besar-besaran ke kilang minyak dan fasilitas militer Rusia di wilayah St. Petersburg pada Sabtu pagi waktu setempat.
Gempuran udara ini dilaporkan mengincar pangkalan angkatan laut, depot penyimpanan, serta terminal minyak.
>>> Veda Ega Siap Hadapi Moto3 Hungaria 2026 dari Posisi Sembilan
Wilayah Leningrad tercatat telah dua kali menjadi sasaran puluhan drone dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa drone mereka menempuh jarak sekitar 1.000 kilometer ke wilayah St. Petersburg, menargetkan gudang senjata angkatan laut musuh dan pangkalan di Kronstadt.
Kronstadt, yang merupakan pusat perbaikan, pasokan utama, serta pangkalan angkatan laut Rusia di Baltik timur, sempat ditutup total untuk seluruh lalu lintas selama beberapa jam akibat serangan tersebut.
Gubernur St. Petersburg, Aleksandr Beglov, mengimbau warga untuk tetap di rumah karena serangan drone militer yang masif.
>>> DKI Jakarta Gratiskan Wisata dan Transportasi Umum untuk HUT ke-499
Sebanyak 141 drone dilaporkan telah dilumpuhkan di atas Wilayah Leningrad, dan lebih dari 600 orang dievakuasi untuk memadamkan kebakaran hebat di desa Bolshaya Izhora.
Serangan juga dilaporkan mencapai wilayah Krasnodar, sekitar 500 kilometer dari St. Petersburg, yang sukses menghantam depot minyak Rusia.
Dinas keamanan Ukraina (SBU) melaporkan bahwa setidaknya tiga tangki berisi produk minyak bumi di depot tersebut dilalap api, yang merupakan pusat penting untuk pasokan bahan bakar pasukan Rusia.
>>> PT DCVI Tekankan Peran Krusial Industri Karoseri Kendaraan Komersial
Aksi militer ini terjadi dua hari setelah Zelensky mengirimkan surat terbuka kepada Vladimir Putin untuk menghentikan perang.