⌂ Beranda News Wabah Ebola di Kongo Renggut Puluhan Korban Jiwa, Hoaks dan Penolakan Masyarakat Hambat Penanganan

Wabah Ebola di Kongo Renggut Puluhan Korban Jiwa, Hoaks dan Penolakan Masyarakat Hambat Penanganan

Wabah Ebola di Kongo Renggut Puluhan Korban Jiwa, Hoaks dan Penolakan Masyarakat Hambat Penanganan
Petugas medis menangani pasien Ebola di Kongo
A A Ukuran Teks16px

Siklus disinformasi ini disebut selalu berulang dalam setiap krisis kesehatan global selama berdekade-dekade dengan bentuk yang bervariasi.

"Semua itu sudah dikenal selama puluhan tahun. Hanya bentuknya yang berbeda-beda," kata Nehring.

Ketiadaan anggaran komunikasi kesehatan akibat pemotongan dana bantuan internasional dari Amerika Serikat dan Eropa dinilai memperluas ruang bagi penyebaran hoaks.

"Kalau dana untuk bantuan kesehatan saja dipotong, tentu sulit berbicara tentang anggaran yang lebih besar untuk komunikasi kesehatan," katanya.

Di sisi lain, faktor ekonomi berupa persaingan ketat di sektor penambangan emas wilayah Ituri ikut melahirkan mitos mistis di kalangan pekerja setempat.

"Mereka mengatakan rumor dan mitos seputar kematian memang beredar, tetapi masyarakat setempat tidak benar-benar mempercayainya," kata Ange Kasongo, pendiri Balobaki Check.

Narasi lokal yang berkembang justru mengaitkan fenomena kematian mendadak ini dengan persaingan bisnis komersial.

"Jika seorang pedagang ingin memperoleh atau menambang lebih banyak emas, dia bisa saja menggunakan praktik-praktik mistis untuk menyingkirkan pesaingnya," kata Kasongo.

Selain faktor ekonomi, dinamika politik dan pesan berantai di WhatsApp turut menyebarkan teori konspirasi sistematis yang melibatkan pejabat negara.

"Bagaimana memastikan informasi disebarkan secara lisan, bukan hanya dalam bahasa Prancis dan bukan hanya dalam empat bahasa nasional?"

ujarnya.

>>> Timnas Indonesia U-19 Wajib Menang Lawan Vietnam demi Semifinal

Otoritas kesehatan kini didorong untuk melibatkan para pemimpin komunitas secara lebih aktif guna menjembatani komunikasi lisan yang akurat kepada seluruh lapisan masyarakat.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru