Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS belum memberikan dampak signifikan bagi industri perbankan nasional.
Hal ini disampaikan OJK pada Jumat (7/6/2026) saat konferensi pers RDKB Mei 2026.
>>> Studi Ungkap Rahasia Gaya Hidup Sehat Maria Branyas Morera Hingga Usia 117 Tahun
Sektor jasa keuangan dinilai tetap terkendali karena memiliki ketahanan modal yang kuat serta eksposur risiko yang terjaga.
Kondisi pasar keuangan global saat ini tengah bergejolak akibat perang di Iran sejak akhir Februari lalu.
Berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah kini berada pada level Rp 18.036 per dollar AS.
Ketahanan Modal dan Risiko Terkendali
Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyampaikan bahwa otoritas terus memantau pergerakan kurs dan dampaknya terhadap perbankan nasional.
“OJK melihat bahwa dampak langsung terhadap sektor jasa keuangan, khususnya di perbankan saat ini masih relatif terkendali,” ujarnya.
Ketangguhan industri ini ditunjukkan melalui rasio kecukupan modal (CAR) yang solid.
OJK mencatat CAR per April 2026 berada di level 23,97 persen, meskipun menurun dari posisi Maret 2026 yang mencapai 25,09 persen.
“Dari mana lihatnya? Hal ini kita bisa lihat dari rasio kecukupan modal perbankan yang masih solid.
Sehingga ini masih memberikan ruang penyangga yang cukup dalam menyerap berbagai potensi risiko,” ucap Kiki, sapaan akrab Friderica.
Di samping modal yang kuat, risiko nilai tukar juga terkendali karena posisi devisa neto (PDN) secara konsisten berada di bawah batas maksimal 20 persen.
Meski demikian, potensi risiko tidak langsung tetap diwaspadai melalui jalur pembengkakan beban utang valas korporasi dan kenaikan biaya produksi sektor industri berbahan baku impor.
>>> Jonatan Christie Gagal Juara Indonesia Open 2026 Usai Dikalahkan Victor Lai
“Termasuk apabila disertai dengan kenaikan harga komoditas energi global yang tentunya bisa mempengaruhi kualitas aset perbankan, khususnya penurunan kemampuan bayar debitur yang terdampak apabila kondisi keuangan tersebut terus berlanjut,” ungkap Kiki.