⌂ Beranda News Masyarakat Mundam Budidaya Ikan Nila Bioflok untuk Dongkrak Ekonomi

Masyarakat Mundam Budidaya Ikan Nila Bioflok untuk Dongkrak Ekonomi

Masyarakat Mundam Budidaya Ikan Nila Bioflok untuk Dongkrak Ekonomi
Budidaya ikan nila sistem bioflok oleh masyarakat Mundam
A A Ukuran Teks16px

Warga Kelurahan Mundam, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai, Riau mulai mengembangkan budidaya ikan nila dengan sistem bioflok.

Inisiatif ini menjadi alternatif sumber penghasilan di tengah tantangan cuaca yang tidak menentu dan keterbatasan sarana perikanan.

>>> Brimob Polda Metro Jaya Bubarkan Balap Liar di Bekasi, Dua Pemuda Diamankan

Melalui sistem bioflok, ikan nila dapat dipanen dalam waktu sekitar 4-6 bulan. Hasil budidaya tidak hanya untuk konsumsi sendiri, tetapi juga dijual guna menambah pendapatan keluarga.

Program ini didukung oleh pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 4,4 kWp.

Keberadaan PLTS mampu menghemat biaya listrik hingga Rp 9,3 juta per tahun serta mengurangi emisi karbon sebesar 5,52 ton CO₂ per tahun.

Selain di Riau, upaya serupa dilakukan di Sumatera Utara melalui program Siantar Habonaron.

Program ini berjalan di wilayah kerja Fuel Terminal Pematang Siantar dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk pertanian terpadu.

Warga mengembangkan peternakan ayam petelur, menanam sayuran, serta mengelola limbah organik dan maggot dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

>>> AS Perbarui Imbauan Perjalanan ke Meksiko Jelang Piala Dunia 2026

Telur dan sayuran yang dihasilkan digunakan untuk kebutuhan rumah tangga.

Kotoran ayam dimanfaatkan sebagai media tanam, sementara sisa makanan rumah tangga diolah menjadi pakan maggot yang kemudian menjadi pakan ternak.

Salah satu anggota Kelompok Habonaron, Asih, mengaku merasakan manfaat program tersebut.

"Sejak adanya bantuan dari Pertamina Patra Niaga, kebutuhan sarapan anak saya menjadi terpenuhi dari hasil ternak ini," ujarnya.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth M. V.

Dumatubun, mengatakan ketahanan pangan dapat dibangun melalui pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

>>> Semen Padang FC Temui Tokoh Sumatera Barat, Matangkan Skuad Liga 2

"Kami terus menghadirkan program-program yang mengoptimalkan potensi lokal, mendorong kemandirian ekonomi, serta menciptakan manfaat sosial dan lingkungan," kata Roberth.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru