⌂ Beranda News Pemerintah Impor 80 Persen Susu untuk Penuhi Kebutuhan Nasional

Pemerintah Impor 80 Persen Susu untuk Penuhi Kebutuhan Nasional

Pemerintah Impor 80 Persen Susu untuk Penuhi Kebutuhan Nasional
Peternakan sapi perah di Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol mengungkapkan bahwa pasokan susu dalam negeri belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat.

Pemerintah harus mengimpor 80 persen komoditas tersebut dari luar negeri.

>>> Polisi Tangkap Empat Pembobol Rumah Kosong di Simalungun

Hal ini disampaikan Hanif saat meninjau peternakan sapi di Puncak, Bogor, Jawa Barat, Minggu (7/6/2026).

Kesenjangan antara produksi lokal dan permintaan masyarakat memicu ketergantungan tinggi terhadap produk impor.

Pemenuhan konsumsi susu per kapita di Indonesia saat ini tercatat baru mencapai kisaran 16,2 hingga 16,8 kilogram per tahun.

Angka tersebut masih di bawah target ideal FAO sebesar 30 kilogram per kapita per tahun.

Langkah Strategis Pemerintah

"Kita pahami betul, bahwa produksi nasional kita masih jauh dari kebutuhan nasional. Gap yang cukup besar ini tentu harus segera dirumuskan oleh semua kementerian terkait," kata Hanif.

Pemerintah berkomitmen merumuskan langkah strategis bersama kementerian terkait untuk memangkas ketergantungan impor. Evaluasi mendalam mengenai hambatan produksi di tingkat hilir dan hulu menjadi prioritas kerja.

>>> Silvio Baldini Instruksikan Pemain Muda Italia Tampil Lepas Kontra Yunani

Dalam kunjungan tersebut, peternak lokal menyampaikan keluhan mengenai kendala operasional. Masalah utama meliputi keterbatasan lahan gembala, kelangkaan tanaman pakan berkualitas, dan ketimpangan harga jual.

"Mulai dari kurangnya ketersediaan lahan, kemudian kurangnya ketersediaan tumbuhan tanaman, ketersediaan pakan.

Kemudian adanya disparitas antara harga di petani dengan di koperasi, antara di koperasi dengan pabrik," papar Hanif.

Kementerian Koordinator Bidang Pangan berencana memanggil pejabat eselon 1, akademisi, dan perwakilan tokoh peternak untuk rapat koordinasi khusus.

Agenda tersebut bertujuan memetakan solusi konkret atas kendala peternakan di Cisarua.

>>> An Se Young Juarai Indonesia Open 2026, Kalahkan Yamaguchi di Final

"Harapan kami tentu kita ingin sekali mengembalikan brand Cisarua ini sebagai salah satu sentral susu nasional," pungkas Hanif.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru