Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung merosot signifikan pada pembukaan pasar awal pekan, Senin (8/6/2026).
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG terpangkas 116,57 poin atau 2,08 persen ke level 5.478,20.
>>> Aksi Jual Massal Jatuhkan IHSG Lebih Dari Empat Persen
Aktivitas pelepasan saham oleh investor menjadi pemicu utama koreksi tajam ini.
Gelombang tekanan jual yang masif membuat 610 saham terpuruk di zona merah, sementara 74 saham menguat dan 275 saham stagnan.
Volume perdagangan tercatat mencapai 6,353 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 4,535 triliun.
Frekuensi perdagangan sebanyak 433.000 kali dan kapitalisasi pasar tercatat Rp 9.587 triliun.
Indeks Unggulan Ikut Tertekan
Koreksi juga merata pada indeks saham unggulan di dalam negeri.
Indeks LQ45 melemah 10,42 poin atau 1,87 persen ke posisi 547,33, sedangkan Jakarta Islamic Index (JII) turun 9,53 poin atau 2,81 persen ke level 329,27.
Indeks KOMPAS100 terdepresiasi 16,01 poin atau 2,17 persen menjadi 720,36.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 5,07 poin atau 2,61 persen ke level 189,48, indeks IDX30 melemah 5,71 poin atau 1,81 persen ke level 310,32, dan JII70 longsor 3,75 poin atau 2,82 persen di posisi 129,28.
Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksi.
>>> Pemerintah Pastikan Tidak Bubarkan Direktorat Jenderal Bea Cukai
Ia menyebut support di level 5.517 dan resist di level 5.734.
"Untuk Senin, kami perkirakan IHSG masih rawan melanjutkan koreksinya dengan support 5.517 dan resist 5.734," ujar Herditya.
Ia menambahkan, pelaku pasar saat ini bersikap hati-hati menyikapi dinamika sentimen yang berkembang.
Bursa Asia Kompak Merah
Kelesuan di pasar modal dalam negeri sejalan dengan bursa regional yang kompak memerah.
Indeks Nikkei 225 Jepang anjlok 2.632,70 poin atau 3,95 persen ke posisi 63.955,42.
Indeks Shanghai Composite China turun 38,43 poin atau 0,95 persen ke level 3.989,30, dan Hang Seng Hong Kong terpangkas 317,11 poin atau 1,27 persen menjadi 24.644,84.
Indeks S&P/ASX 200 Australia melemah 61 poin atau 0,70 persen ke level 8.625,10, dan Asia Dow turun 66,05 poin atau 1,04 persen ke angka 6.311,60.
Indeks KOSPI Korea Selatan ambruk 485,45 poin atau 5,95 persen ke level 7.675,14.
Di tengah gejolak pasar saham, nilai tukar rupiah justru stabil di level Rp 18.106 per dolar AS, sama dengan penutupan sebelumnya.
>>> 5 Hal Unik tentang Komodo yang Wajib Diketahui Sebelum Tur
Pasangan USD/JPY berada di level 160,3480 setelah menguat tipis 0,03 persen.