PT Pertamina telah menangani insiden kebocoran pipa gas di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi. Lokasi kini dinyatakan dalam kondisi aman.
Semburan gas yang sempat terjadi dipastikan berhenti sejak Senin (8/6/2026) pagi. Penanganan cepat dilakukan setelah koordinasi antara kepolisian dan perusahaan.
>>> Tekanan Pasar Saham Indonesia Sepekan Terakhir: IHSG Terkoreksi 8,69%
Kapolres Metro Bekasi, Kombes Sumarni, mengonfirmasi bahwa sterilisasi area telah dilakukan demi keselamatan masyarakat.
"Info dari Pertamina sudah aman, namun dengan radius yang sudah disampaikan," ujarnya, Senin (8/6/2026).
Situasi di lokasi menunjukkan perkembangan positif. Semburan gas dari pipa yang bocor tidak lagi keluar.
Insiden bermula pada Minggu (7/6) sekitar pukul 16.30 WIB. Pipa gas bocor dan memicu semburan di jalur pipa Kampung Tambun Singkil, Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan.
Penutupan aliran langsung dilakukan setelah koordinasi intensif.
"Kemarin kami sudah berkoordinasi dengan pihak PT Pertamina agar menutup katup jalur pipa gas yang terhubung di area lokasi," jelas Sumarni.
>>> Lima Kategori Gangguan Mengemudi yang Memicu Kecelakaan Fatal
Dampak kerusakan sempat mengganggu kenyamanan warga. Gangguan meliputi aroma tidak sedap dan gangguan jaringan komunikasi seluler.
Pihak Pertamina menjelaskan kronologi kejadian.
Aliran gas Pertamina EP terdeteksi bocor pada Minggu pukul 16.50 WIB akibat aktivitas eksternal pemasangan pipa BBM Cikampek Plumpang.
Tim Tanggap Darurat Pertagas bersama pihak terkait segera bertindak. Mereka melakukan penanganan dan mengamankan area.
Manajemen menegaskan tindakan preventif jangka pendek langsung diterapkan bersama petugas pemadam kebakaran. Pengamanan melibatkan aparat setempat.
>>> OPEC+ Sepakat Naikkan Target Produksi Minyak Bumi Mulai Juli
"Sejak pukul 18.15 kebocoran gas dari pipa telah berhasil tertangani. Kini telah dilakukan penghentian aliran gas untuk mengisolasi titik kebocoran dan mencegah risiko lanjutan," lanjut keterangan Pertagas.