Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta menggelar operasi penertiban parkir liar di 15 titik kawasan ibu kota pada Senin (8/6/2026) mulai pukul 10.00 WIB.
Tindakan tegas dilakukan terhadap puluhan sepeda motor hingga taksi yang membandel di jalur terlarang.
>>> Kawasaki Brusky 125 Siap Mengaspal di Jakarta Fair 2026
Pemberantasan parkir sembarangan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin. Penertiban berawal dari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
Petugas bergerak menuju sekitar Stasiun Gambir sebagai lokasi pertama dan mengempeskan ban sejumlah motor di depan pintu masuk.
Langkah pencabutan pentil roda terpaksa diambil lantaran para pemilik kendaraan roda dua tersebut tidak berada di lokasi.
Penyusuran berlanjut ke sepanjang Jalan Thamrin dan Sudirman, di mana petugas menindak sepeda motor yang berada di trotoar dekat Stasiun MRT Bundaran HI.
Operasi juga menyasar area Stasiun LRT Dukuh Atas dan kawasan RSCM Cipto Mangunkusumo.
>>> Pemerintah Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Singkawang untuk Tahun Ajaran Baru 2026/2027
Sebuah taksi yang kedapatan mangkal di bahu jalan sekitar Dukuh Atas langsung diikat ban depannya untuk diderek.
Pengangkutan kendaraan roda empat ini dibantu oleh armada khusus yang disiapkan pihak dinas.
Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin menyatakan ada 10 mobil derek yang dikerahkan untuk penertiban. Ia menyebutkan ada 15 titik prioritas penertiban.
Penertiban dilakukan melalui Operasi Cabut Pentil (OCP), penderekan, dan penertiban juru parkir liar. Fokus penertiban dilakukan pada 15 titik prioritas di lima wilayah Kota Administrasi Jakarta.
Wilayah penindakan tersebar merata di seluruh sudut kota Jakarta untuk memastikan kelancaran lalu lintas. Kawasan pusat perbelanjaan, perkantoran, hingga stasiun kereta menjadi fokus utama pergerakan petugas di lapangan.
>>> Ironi Bonus Demografi: Optimisme Tertutup Mismatch Pendidikan dan Pekerjaan
Titik prioritas tersebut meliputi Cengkareng, Kalideres, Kembangan (Jakarta Barat); Kebon Sirih, Wahid Hasyim, Thamrin City (Jakarta Pusat); Kasablanka, Rasuna Said, Dr Satrio (Jakarta Selatan); Kelapa Gading, Pademangan, Pluit (Jakarta Utara); serta Jatinegara Timur, Jatinegara Barat, dan Stasiun Jatinegara (Jakarta Timur).