⌂ Beranda News Rupiah Tembus Rp 18.100/Dollar AS, Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

Rupiah Tembus Rp 18.100/Dollar AS, Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi Kuat

Rupiah Tembus Rp 18.100/Dollar AS, Pemerintah Klaim Fundamental Ekonomi Kuat
Ilustrasi pajak UMKM
A A Ukuran Teks16px

Ariston menilai keluarnya investor asing dari pasar saham Indonesia turut menekan pasar keuangan domestik, dipengaruhi penyesuaian indeks global seperti MSCI.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya menyatakan bahwa pelemahan rupiah tidak masuk akal jika fundamental ekonomi baik.

Ia menegaskan asumsi nilai tukar rupiah telah masuk dalam perhitungan simulasi harga minyak dunia 100 dollar AS per barrel, sehingga APBN tidak perlu dihitung ulang.

Purbaya menambahkan, meskipun nilai tukar rupiah turun, imbal hasil surat utang (bond yield) menurun berkat aksi pemerintah dalam pembelian untuk mengendalikan imbal hasil tersebut.

Hal ini menjaga kemampuan investor untuk berinvestasi di obligasi Indonesia.

Pemerintah akan terus berupaya membuat nilai tukar rupiah menguat dengan berbagai tindakan ke depan.

Purbaya menegaskan, pemerintah terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan memperkuat fundamental ekonomi nasional. Stabilitas nilai tukar lebih mudah dijaga ketika kondisi ekonomi domestik kuat.

Pemerintah dan otoritas moneter terus menjaga koordinasi untuk memastikan stabilitas sistem keuangan nasional, termasuk menjaga likuiditas dan memantau pergerakan nilai tukar secara berkala.

>>> BPI Danantara Perkuat Pengawasan Ekspor SDA Cegah Under Invoicing

Kerja sama erat antara pemerintah dan BI dinilai penting dalam meredam gejolak pasar global.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru