⌂ Beranda News IHSG Anjlok 2,87% di Sesi Pertama 8 Juni 2026, Rupiah Ikut Melemah

IHSG Anjlok 2,87% di Sesi Pertama 8 Juni 2026, Rupiah Ikut Melemah

IHSG Anjlok 2,87% di Sesi Pertama 8 Juni 2026, Rupiah Ikut Melemah
Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS
A A Ukuran Teks16px

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau merosot tajam pada penutupan perdagangan sesi pertama, Senin (8/6/2026).

Penurunan ini dipicu oleh tekanan hebat di pasar keuangan global serta melemahnya nilai tukar rupiah.

>>> AS Kecualikan Indonesia dari Kebijakan Tarif Tambahan Berkat Komitmen Ketenagakerjaan

Data perdagangan hingga pukul 12.00 WIB menunjukkan IHSG anjlok sebesar 160,459 poin atau jatuh 2,87 persen menuju level 5.434,306.

Indeks LQ45 juga ikut merosot 15,427 poin atau 2,77 persen ke posisi 542,318.

Mayoritas saham di pasar modal mengalami koreksi, dengan 646 saham bergerak turun. Sementara itu, hanya 88 saham yang menguat dan 79 saham stagnan.

Aktivitas bursa mencatat frekuensi transaksi mencapai 1,37 juta kali dengan total volume perdagangan 20,24 miliar saham senilai Rp 12,92 triliun.

Seluruh 11 sektor saham terbenam di zona merah.

Sektor kesehatan memimpin koreksi terdalam dengan ambles 6,01 persen, disusul sektor infrastruktur melemah 4,72 persen, dan sektor barang konsumsi siklikal susut 3,99 persen.

Di jajaran saham unggulan LQ45, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memimpin tekanan setelah anjlok 11,96 persen ke Rp 2.430 per saham.

PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) turun 7,14 persen menjadi Rp 2.080, dan PT Indosat Tbk (ISAT) melemah 6,12 persen ke Rp 1.765.

Beberapa saham mencatat pertumbuhan positif, seperti PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang menguat 5,99 persen ke Rp 460, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 4,64 persen ke Rp 1.465, dan PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) bertambah 1,22 persen ke Rp 3.330.

Saham-saham top losers sesi pertama meliputi PT WEHA Transportasi Indonesia Tbk (WEHA) yang tersungkur 14,88 persen ke Rp 103, PT Nusantara Almazia Tbk (NZIA) turun 14,78 persen ke Rp 196, serta PT Trimegah Karya Pratama Tbk (UVCR) melemah 14,20 persen ke Rp 145.

>>> Unilever Indonesia Bagikan Dividen Rp7,63 Triliun untuk Tahun Buku 2025

Rupiah dan Bursa Asia Kompak Melemah

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru