Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami pelemahan signifikan pada penutupan sesi I perdagangan, Senin (8/6/2026). Indeks merosot 2,87% ke level 5.434,40.
Penurunan tajam ini dipicu oleh rontoknya sejumlah saham berkapitalisasi besar, termasuk jajaran saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
>>> Israel Gempur Pabrik Petrokimia Iran Pasca Seruan Tahan Diri AS
IHSG bahkan sempat menyentuh posisi 5.346,33 pada awal perdagangan.
PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) memimpin pelemahan di antara saham BUMN dengan anjlok 11,96% ke harga Rp 2.430 per saham.
Sektor perbankan milik pemerintah juga terdampak. Saham PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) merosot 5,10% ke Rp 1.675 per saham.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) terpangkas 4,39% menjadi Rp 1.090 per saham, sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) terkoreksi 2,92% ke Rp 2.660 per saham.
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) melemah 2,80% ke Rp 3.120 per saham, dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) terkikis 0,52% ke Rp 3.820 per saham.
Emiten pertambangan BUMN turut mengalami koreksi.
>>> Kanwil DJP Papabrama Blokir Rekening 36 Penunggak Pajak Rp17 Miliar
Saham PT Timah (Persero) Tbk (TINS) melemah 2,22% ke Rp 3.080 per saham, dan PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA) turun 1,16% ke Rp 2.560 per saham.
PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) juga terkoreksi 1,82% ke harga Rp 2.700 per saham.
Pelemahan juga menjalar ke sektor aviasi dan material dasar. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) mencatat penurunan 1,96% ke Rp 50 per saham.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) menyusut 4,18% ke Rp 1.490 per saham, diikuti oleh PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) sebesar 3,87% ke Rp 174 per saham.
Sektor konstruksi bangunan dan infrastruktur juga terdampak. Saham BUMN Karya PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melemah 4,42% menjadi Rp 173 per saham.
PT Adhi Karya (Persero) Tbk (ADHI) ikut melemah 3,47% ke Rp 139 per saham, sementara PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) turun 2,85% ke Rp 2.730 per saham.
>>> Timnas U19 Indonesia Kalahkan Vietnam, Lolos ke Semifinal ASEAN U19 Championship
Terakhir, sektor kesehatan pelat merah juga mengalami koreksi. Saham PT Kimia Farma Tbk (KAEF) turun 1,97% ke Rp 398 per saham.