Masalah lain muncul dari regulasi ketat fasilitas penampungan, seperti larangan menerima tamu.
Data akhir 2025 menunjukkan 40% dari 5.800 orang memilih keluar dari penampungan dan kembali ke jalanan akibat aturan kaku serta tingginya tarif sewa apartemen studio di California yang mencapai rata-rata USD 1.800 atau Rp 29 juta per bulan.
Keluhan mengenai ketidakseimbangan sistem penanganan ini juga disampaikan oleh Michael Reyes, seorang pekerja pemeliharaan yang kini menempati unit tiny homes setelah setahun tidur di mobil akibat kecelakaan kerja.
"Biaya hidup kami terus naik, tetapi pendapatan kami tidak.
Ada yang salah dengan sistem ini," kata Michael Reyes.
Pria berusia 59 tahun itu meragukan keberlanjutan program sterilisasi ini dan meyakini penertiban akan melonggar setelah turnamen sepak bola selesai.
"Mereka melakukan ini semua hanya demi turis," kata Michael Reyes.
Reyes menilai program pembersihan di kawasan Hollywood tidak akan mengubah realitas krisis tunawisma yang sesungguhnya di kota tersebut.
>>> Dokter Kulit Ingatkan Pentingnya Rawat Rambut dan Kulit Kepala Anak
"Oh, mari bersihkan Hollywood.
Namun, realitas di kota ini tidak akan pernah benar-benar berubah," ujar Michael Reyes.