Dua ekor ular sanca ditemukan muncul di area Stasiun Karet, Jakarta Pusat, pada Senin (8/6/2026) pagi sekitar pukul 06.40 WIB.
Penemuan satwa tersebut sempat terekam dan menjadi viral di media sosial setelah ular tampak merayap di jalur rel kereta.
>>> Minyakita Dialihkan ke Pasar Rakyat, Bantuan Pangan Gunakan Komoditas Lain
Seekor ular yang dievakuasi petugas dalam kondisi hidup memiliki panjang sekitar dua meter, sedangkan satu ekor ular lainnya ditemukan sudah mati di jalur perlintasan.
Proses pengamanan jalur dan lokasi langsung dilakukan oleh petugas keamanan stasiun yang sedang berpatroli.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, mengonfirmasi bahwa penemuan reptil ini bermula dari patroli rutin petugas keamanan stasiun.
"Petugas yang sedang melakukan patroli melihat seekor ular sanca berada di pojok dekat charger booth dan di jalur rel area Stasiun Karet," ujar Leza Arlan.
Setelah menemukan satwa tersebut, petugas segera melakukan pengamanan lokasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk proses evakuasi.
>>> Kredit Macet Pinjaman Daring Naik Jadi 4,62 Persen April 2026
Pihak stasiun kemudian menghalangi pergerakan ular dengan peralatan seadanya sembari menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kebon Melati untuk penanganan lebih lanjut.
Ular sanca tersebut diduga berasal dari lingkungan sekitar stasiun yang berdekatan dengan area Kali Ciliwung.
Kejadian ini dipastikan tidak mengganggu perjalanan kereta api commuter line.
KAI Commuter mengapresiasi kesigapan petugas keamanan stasiun dan koordinasi cepat dengan petugas Damkar sehingga proses evakuasi dapat berlangsung dengan aman.
>>> Tsunami Minor Landa Sembilan Wilayah Indonesia dan Sabah Pascagempa Filipina
Petugas Damkar yang tiba di lokasi sekitar pukul 06.50 WIB berhasil menyelesaikan proses evakuasi satwa tersebut dalam waktu kurang dari lima menit.