Baterai merupakan komponen krusial pada mobil hybrid dan kendaraan listrik (EV). Menjaga kondisi baterai sangat penting untuk performa optimal kendaraan.
Seiring waktu, performa baterai dapat menurun dan bahkan mengalami gangguan yang memengaruhi kenyamanan serta kinerja kendaraan.
>>> DPR Dorong Ketahanan Energi untuk Jaga Stabilitas Harga BBM Subsidi
Menariknya, gejala baterai bermasalah pada mobil hybrid dan EV ternyata berbeda.
Gejala Baterai Bermasalah pada Mobil Hybrid
Menurut Kepala Teknisi Domo Hybrid EV, Yogig Pramono, salah satu tanda paling mudah dikenali pada mobil hybrid adalah konsumsi bahan bakar yang menjadi lebih boros dari biasanya.
Selain itu, pemilik kendaraan mungkin merasakan rem menjadi sedikit lebih keras.
Performa pendingin kabin (AC) juga bisa menjadi tidak stabil, terkadang dingin dan terkadang tidak.
Kondisi ini terjadi karena sistem kelistrikan pada mobil hybrid mulai bekerja tidak optimal akibat penurunan performa baterai.
Oleh karena itu, jika mobil hybrid terasa lebih boros, rem berbeda, atau AC tidak konsisten, segera lakukan pemeriksaan lebih lanjut.
EV Bisa Masuk Mode Lambat
Pada kendaraan listrik murni (EV), tanda baterai bermasalah umumnya lebih mudah dikenali karena berhubungan langsung dengan performa kendaraan.
>>> PT KAI Serap Rp 744 Miliar Dana PMN 2025 untuk KRL Jabodetabek
Salah satu gejala umum yang terjadi adalah munculnya 'turtle mode' atau mode kura-kura.
Dalam mode ini, kecepatan maksimal kendaraan dibatasi, biasanya hanya sekitar 30 hingga 40 km per jam.
Pembatasan kecepatan ini merupakan mode keselamatan otomatis untuk melindungi sistem baterai dari kerusakan lebih parah.
Saat mode ini aktif, menginjak pedal gas dalam-dalam tidak akan meningkatkan kecepatan kendaraan.
Dalam kondisi normal, EV dapat berakselerasi dengan responsif.
Namun, saat sistem mendeteksi masalah pada baterai atau komponen kelistrikan, mode perlindungan akan aktif, membatasi tenaga yang dikeluarkan.
Jika mobil listrik tiba-tiba kehilangan performa dan hanya mampu melaju di kecepatan rendah, disarankan untuk segera memeriksakannya di bengkel.
>>> Persija Jakarta Resmi Kontrak Shin Tae-yong Tiga Musim
Yogig menekankan bahwa pemeriksaan berkala tetap menjadi langkah penting untuk menjaga kesehatan baterai pada mobil hybrid maupun EV dan mencegah kerusakan serius di kemudian hari.