Polres Rokan Hilir (Rohil) meningkatkan sosialisasi bahaya narkoba kepada pelajar. Kali ini, sasaran utama adalah siswa Sekolah Menengah Atas (SMA).
Kegiatan digelar serentak di 13 SMA di wilayah hukum Rokan Hilir pada Senin (8/6/2026). Polres menggandeng Duta Antinarkoba Panipahan dalam kampanye ini.
>>> Gempa Magnitudo 7,8 Guncang Filipina Selatan, 32 Tewas
Salah satu lokasi penyuluhan berada di musala MTsN 1 Rokan Hilir, Kelurahan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih.
Kasat Res Narkoba Polres Rokan Hilir AKP M Sodikin memimpin langsung agenda tersebut.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Isa menjelaskan program ini bertujuan memaparkan dampak fisik, risiko, dan sanksi hukum penyalahgunaan narkotika.
Sosialisasi menjangkau ribuan murid dari MTs, SMA, hingga SMK.
Edukasi dirancang untuk membangun pertahanan psikologis siswa. Sasaran utamanya memperkokoh pencegahan dan memperluas wawasan remaja tentang jenis narkoba, efek buruk, serta ancaman pidana.
>>> Cremonese Resmi Lepas Emil Audero, Kiper Timnas Indonesia Kembali ke Como
“Kegiatan ini juga membentuk ketahanan karakter generasi muda dengan menanamkan sikap berani menolak pengaruh narkotika,” kata AKBP Isa.
Langkah ini sesuai instruksi Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan yang menerapkan kebijakan tanpa toleransi terhadap narkoba.
Polres mengajak kepala sekolah, guru, dan orang tua memperketat pengawasan di luar jam sekolah.
Program ini juga menciptakan Sekolah Bersinar (Bersih dari Narkoba) demi lingkungan belajar aman dan sehat.
>>> Mentan Desak Harga TBS Petani Naik Imbas Penguatan Dolar AS
Melalui penyuluhan komunikatif, siswa memahami strategi pengedar narkoba yang mengincar generasi muda. Diharapkan peserta menjadi agen perubahan di sekolah, keluarga, dan masyarakat.