Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan pujian tinggi terhadap fleksibilitas taktik dua pemainnya, Kevin Diks dan Dony Tri Pamungkas.
Dalam sesi latihan di Stadion Madya, Senin (8/6/2026), Herdman mengapresiasi kemampuan Kevin Diks yang dimainkan sebagai bek sayap kanan meski sehari-hari menjadi bek tengah di Borussia Moenchengladbach.
>>> Persija Jakarta Resmi Kontrak Shin Tae-yong sebagai Pelatih Baru
"Kevin adalah salah satu pemain yang serbabisa. Dia bisa bermain sebagai center back kiri, center back kanan, bek kanan, bek sayap kanan," ujar Herdman.
Menurutnya, perubahan posisi ini sangat penting untuk mengisi kebutuhan strategi dan energi skuad Garuda saat bertanding.
"Jadi saat ini dia berada di posisi yang perlu kami isi. Kami memerlukan kualitas dan tenaga," tambahnya.
Kehadiran Dony Tri Pamungkas di babak kedua membuat Kevin Diks sempat digeser menjadi bek kiri. Hal ini dilakukan untuk mensiasati melimpahnya stok bek tengah di tim.
"Seperti yang Anda tahu kami punya banyak sekali center back dari Ridho, Elkann, Justin Hubner, Mathew Baker, Jay Idzes, Mees Hilgers," kata Herdman.
Ia merasa perlu memperluas peran beberapa pemain karena banyaknya sumber daya di sektor pertahanan.
"Penting untuk memperluas peran pemain tertentu," ucapnya.
Herdman yakin potensi Kevin Diks bisa membawanya menjadi yang terbaik di level regional meski posisi aslinya bukan bek sayap.
"Kevin mungkin tak bermain sebagai bek sayap di Bundesliga, tetapi di AFC, dia bisa jadi salah satu bek sayap terbaik di Asia," tuturnya.
Ia sengaja memanfaatkan insting menyerang Kevin Diks karena catatan statistiknya yang mumpuni.
>>> Mentan Amran Cecar Pengusaha Sawit soal Anjloknya Harga TBS
"Jelas statistiknya adalah yang terbaik di tim, percaya atau tidak, dalam sejumlah aspek menyerang," ujar Herdman.
Staf kepelatihan sangat puas dengan profesionalisme dan adaptasi taktik instan yang ditunjukkan Kevin Diks.
"Kami sangat senang dengan apa yang dibawa oleh Kevin Diks dalam setiap pertandingan. Itu adalah profesionalisme, kualitas," ucapnya.
Ia menambahkan, "Dia punya kualitas untuk beradaptasi dalam permainan dan sepanjang pertandingan."
Karakteristik adaptif serupa juga ditemukan pada Dony Tri Pamungkas yang terus menunjukkan grafik performa positif.
"Donny Tri. Dia berkembang, dia pemain muda.
Dia berkembang dalam jersey tim nasional," kata Herdman.
Setiap diturunkan, Dony dianggap membawa gairah dan mentalitas kuat untuk menghidupkan serangan dari berbagai sisi.
"Setiap dia mendapatkan kesempatan, dia muncul ke permainan dengan mentalitas untuk menciptakan sesuatu," tuturnya.
Fleksibilitas Dony beroperasi di kedua sisi lapangan membuatnya diproyeksikan bersaing memperebutkan posisi utama di masa depan.
>>> Komisi II DPR Usulkan Gaji PPPK Daerah Ditanggung APBN
"Dia menunjukkan fleksibilitas untuk beroperasi di kedua sisi lapangan. Saya pikir di masa depan dia akan bersaing untuk posisi starter," pungkas Herdman.