⌂ Beranda News Telkom Indonesia Bakal Likuidasi Belasan Anak Usaha demi Perampingan

Telkom Indonesia Bakal Likuidasi Belasan Anak Usaha demi Perampingan

Telkom Indonesia Bakal Likuidasi Belasan Anak Usaha demi Perampingan
Gedung Telkom Indonesia
A A Ukuran Teks16px

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) berencana membubarkan 12 hingga 14 anak usahanya. Langkah ini merupakan bagian dari program pengurangan jumlah entitas di grup perusahaan.

Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyampaikan hal tersebut di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Senin (8/6/2026).

>>> Telkom Indonesia Bagikan Dividen Tunai Rp21,9 Triliun

Restrukturisasi besar-besaran ini ditargetkan mampu memangkas jumlah entitas usaha Telkom secara signifikan. Dari semula 67 perusahaan, menjadi tersisa 19 entitas saja pada akhir tahun 2026.

Sebanyak 48 anak perusahaan yang terdampak akan diarahkan melalui mekanisme penggabungan usaha maupun pembubaran resmi.

"Setahu saya 12 atau 14 (anak usaha yang dilikuidasi)," ujar Dony Oskaria.

Kebijakan konsolidasi ini utamanya menyasar lini bisnis yang memiliki bidang usaha sejenis. Tujuannya untuk memperkuat skala usaha hasil penggabungan kelak.

Manajemen memastikan langkah penataan korporasi tersebut tidak akan memicu pemutusan hubungan kerja terhadap para staf terkait.

>>> Dejan Lovren Klaim Hubungan Mohamed Salah dan Arne Slot Retak

"Kan banyak konsolidasi.

Misalkan kayak fiber optic, itu nanti terkonsolidasi, ada beberapa perusahaan yang jadi satu, kan size-nya jadi besar, karyawannya ikut.

Kan banyaknya merger," jelas Dony Oskaria.

Penyederhanaan struktur ini dipandang strategis bagi Telkom Group dalam mempertahankan daya saing korporasi di tengah kedinamisan industri digital.

Selain pemangkasan entitas, perusahaan juga tengah menggenjot akselerasi sejumlah proyek prioritas. Proyek tersebut meliputi pengembangan pusat data, FiberCo BUMN, TowerCo, hingga InfraCo.

>>> KPK Tangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT Dugaan Suap

"Transformasi ini penting untuk memperkuat fokus bisnis dan memastikan Telkom Group bergerak lebih agile dalam menjawab kebutuhan ekosistem digital nasional," ujar Dony Oskaria dalam keterangan resminya pada Rabu (27/5/2026).

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru