⌂ Beranda News Dirgayuza Bantah Persepsi Presiden Prabowo Tidak Paham Masalah

Dirgayuza Bantah Persepsi Presiden Prabowo Tidak Paham Masalah

Dirgayuza Bantah Persepsi Presiden Prabowo Tidak Paham Masalah
Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kabinet
A A Ukuran Teks16px

Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analis Kebijakan Dirgayuza Setiawan membantah anggapan publik yang menilai Presiden Prabowo Subianto tidak mengetahui persoalan di lapangan.

Pernyataan itu disampaikan dalam peluncuran buku di Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

>>> M Qodari Kelakar: Menkeu Purbaya Bukan Trader Saham

Dirgayuza menanggapi kritik netizen yang menyebut Presiden berjarak dengan masalah atau dihambat untuk mengetahui kondisi riil.

“Saya tergelitik ya karena banyak para komentator di media sosial menyampaikan bahwa Bapak Presiden kita tidak mengerti masalah,” ujarnya.

Menurut Dirgayuza, sikap diam Presiden di depan publik bukan karena ketidaktahuan, melainkan bentuk kebijaksanaan politik.

Sikap tersebut diambil demi menghindari kegaduhan di tengah masyarakat.

“Kami melihat itu tidak benar.

Yang benar adalah Bapak Presiden itu tidak berkenan bicara jelek tentang orang lain, beliau tidak berkenan membuat kekhawatiran di publik,” lanjutnya.

>>> Pemerintah Batalkan Skema Gross Split untuk Sektor Minerba

Pembahasan Masalah Dilakukan Tertutup

Dirgayuza menjelaskan bahwa pembahasan berbagai persoalan negara dilakukan secara intensif oleh Kepala Negara.

Dinamika tersebut rutin bergulir bersama para menteri kabinet dalam forum-forum tertutup.

“Oleh karena itu setiap kali mau bicara soal masalah, beliau meminta media untuk keluar ruangan,” imbuh dia.

Sikap yang sama diterapkan dalam sejumlah pertemuan resmi di istana. Media hanya diizinkan meliput pada bagian pembukaan rapat.

“Dan ini terjadi di banyak rapat kabinet, yang terbuka misalkan rapat kabinet terbuka kami ada di situ sepanjang rapat kabinet, kami melihat Bapak Presiden membuka, media dapat meliput dan merekam, tapi ketika sudah mau masuk bicara yang nggak enak-nggak enak media diminta keluar,” jelasnya.

Pembatasan akses peliputan media ini memicu kesalahpahaman di kalangan masyarakat. Opini keliru mengenai kapabilitas presiden pun muncul.

>>> Florentino Perez Kembali Pimpin Real Madrid, Jose Mourinho Siap Kembali

“Akhirnya terciptalah persepsi itu Presiden Prabowo tidak mengetahui masalah padahal yang kita bahas dan kita saksikan sehari-hari Bapak Presiden kita bicara masalah,” ujar Dirgayuza.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru