⌂ Beranda News Israel dan Iran Sepakat Hentikan Serangan Pascagencatan Senjata

Israel dan Iran Sepakat Hentikan Serangan Pascagencatan Senjata

Israel dan Iran Sepakat Hentikan Serangan Pascagencatan Senjata
Bendera Israel dan Iran dengan latar belakang peta Timur Tengah
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah Israel dan militer Iran secara resmi menghentikan aksi saling serang di garis depan. Keputusan ini diambil setelah kedua belah pihak terlibat pertempuran pascagencatan senjata.

Para pemimpin kedua negara menyampaikan penghentian operasi militer pada Selasa (9/6/2026). Situasi di medan pertempuran saat ini dilaporkan telah berada di bawah kendali penuh.

>>> Persis Solo Berburu Pelatih Baru Jelang Championship 2026/2027

Pernyataan Netanyahu

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan bahwa pertempuran telah mereda setelah penyerangan terhadap pusat pemerintahan Iran.

Namun, ia memberikan peringatan keras agar Teheran tidak mengambil langkah keliru yang dapat memicu konflik baru.

"Pada saat ini, pertempuran di baris depan tersebut telah terkendali setelah kita menyerang rezim teror di Teheran, mereka berhenti menyerang kita," kata Netanyahu dalam sebuah pernyataan.

Netanyahu memastikan pihak Israel siap mengambil tindakan militer yang jauh lebih masif jika wilayahnya kembali menjadi sasaran serangan.

"Jika Iran melakukan kesalahan dengan kembali meluncurkan serangan terhadap kita, kita akan membalas dengan kekuatan penuh," ujarnya.

Sikap Iran

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan komitmennya untuk tetap membuka jalur diplomasi.

>>> John Herdman Pantau Kondisi Justin Hubner Jelang Laga Kontra Mozambik

Ia menjelaskan bahwa penghentian serangan dilakukan menyusul insiden kontak senjata pertama yang pecah setelah gencatan senjata bulan April.

"Diplomasi dan pertahanan adalah dua sayap kekuatan nasional. Kami tidak meninggalkan medan perang maupun meja perundingan," kata Pezeshkian.

Pemerintah Iran juga menekankan posisi mereka yang tidak akan goyah oleh intimidasi dari pihak luar. "Teheran tidak akan mundur dalam menghadapi ancaman apa pun," imbuhnya.

Komando pimpinan militer Iran Khatam al-Anbiya turut mengumumkan penyetopan operasi ofensif terhadap pertahanan Israel.

Pihak militer memperingatkan adanya konsekuensi besar jika agresi militer Israel, termasuk di wilayah Lebanon Selatan, tidak dihentikan.

>>> Donny Warmerdam Resmi Tinggalkan PSIM Yogyakarta, Kembali ke De Graafschap

"Namun, ditekankan bahwa jika tindakan agresi dan permusuhan terus berlanjut, termasuk di Lebanon Selatan, langkah-langkah yang jauh lebih keras dan menghancurkan daripada sebelumnya akan menyusul," kata perwakilan militer Iran.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru