Central Mega Kencana (CMK), perusahaan ritel perhiasan yang menaungi merek MONDIAL, Frank & co.
, The Palace Jeweler, dan platform emas digital Lakuemas, meraih penghargaan HR Asia Best Companies to Work for in Asia 2026 untuk Indonesia Chapter.
>>> DPR Minta Said Iqbal Perjuangkan Pesangon Buruh PHK
Penghargaan ini diumumkan dalam malam penganugerahan di The Ritz-Carlton Jakarta, Pacific Place, pada Jumat, 5 Juni 2026.
Apresiasi atas Lingkungan Kerja yang Sehat
HR General Manager CMK, Denny Tanuwidjaja, menyatakan bahwa penghargaan ini menjadi penegasan atas perjalanan panjang perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada hasil bisnis, tetapi juga pada aspek manusia.
“Kemenangan pertama ini terasa kian istimewa karena bertepatan dengan momentum penting di mana salah satu brand di bawah naungan CMK, yakni Frank & co.
, telah resmi mencapai usia 30 tahun,” ujar Denny.
Ia menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan pengakuan konkret kepada publik bahwa CMK adalah institusi yang tangguh, stabil, dan akan terus hadir dalam jangka panjang.
Denny menekankan bahwa seluruh karyawan adalah aset berharga seperti emas dan berlian alami.
“Setiap orang di dalam perusahaan telah bekerja luar biasa keras, memiliki peran yang sama pentingnya, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bersama,” katanya.
Bertahan Saat Krisis dan Tumbuh Pascapandemi
Salah satu faktor yang mendapat sorotan adalah keputusan CMK saat pandemi Covid-19. Ketika banyak perusahaan melakukan efisiensi, CMK memilih mempertahankan seluruh karyawan tanpa pemutusan hubungan kerja.
Langkah tersebut menjadi investasi jangka panjang yang membuahkan hasil positif. Perusahaan mampu mempercepat ekspansi bisnis setelah pandemi mereda.
Jaringan toko CMK kini telah berkembang hampir empat kali lipat menjadi 151 gerai di 48 kota di Indonesia, dibandingkan jumlah terbatas pada 2016.
>>> Rupiah Tembus Rp 18.187 per Dollar AS, Terendah Baru di Pasar Spot
Representasi Perempuan dan Pengembangan SDM
CMK menunjukkan komitmen terhadap kesetaraan gender. Sekitar 60 persen dari total lebih dari 3.000 karyawan saat ini adalah perempuan.