Masa depan Darwin Nunez kembali menjadi sorotan menjelang bursa transfer musim panas. Penyerang Timnas Uruguay berusia 26 tahun itu dilaporkan berpeluang memutus kontraknya dengan Al Hilal.
Jika terjadi, ia bisa pergi secara cuma-cuma. Situasi ini memicu rumor kembalinya sang pemain ke Liverpool, klub lamanya di Premier League.
>>> Fasset Global Luncurkan Fasset Card untuk Transaksi Stablecoin
Nunez sebenarnya baru meninggalkan Anfield pada musim panas lalu. Al Hilal menebusnya dengan nilai transfer mencapai 64 juta paun.
Namun, kariernya di Arab Saudi tidak berjalan mulus.
Ia sudah tidak dimainkan sejak Februari lalu dan namanya dicoret dari daftar legiun asing untuk Liga Pro Saudi.
Di level internasional, penampilan terakhir Nunez terjadi pada Maret lalu. Saat itu Uruguay ditahan imbang Inggris 1-1 dalam laga uji coba.
Meski minim menit bermain di klub, pelatih Timnas Uruguay Marcelo Bielsa tetap memanggilnya untuk Piala Dunia 2026.
Ajang itu diprediksi menjadi momentum krusial bagi Nunez untuk memikat klub peminat.
Media Spanyol, Mundo Deportivo, melaporkan bahwa Barcelona turut memantau situasinya.
Raksasa Catalan menyiapkan langkah sebagai opsi alternatif dengan anggaran rendah jika gagal mendapatkan Julian Alvarez dari Atletico Madrid.
Kendati demikian, potensi kembalinya sang striker ke Liverpool disebut sebagai skenario yang paling menyita perhatian.
Selama periode pertamanya di Anfield, Nunez kerap menuai kritik akibat penyelesaian akhir yang kurang konsisten.
>>> BI Rate Tekan Biaya Dana Perusahaan Multifinance, OJK Catat Pertumbuhan Piutang
Pada musim pamungkasnya bersama The Reds, ia hanya membukukan lima gol di Premier League.
Meski begitu, kontribusinya tidak bisa dikesampingkan saat Liverpool menjuarai Premier League di bawah asuhan Arne Slot.
Fleksibilitasnya sebagai penyerang tengah maupun sayap menjadi nilai tambah yang belum tergantikan di skuad Liverpool.
Melihat potensi memboyongnya kembali tanpa biaya transfer, Liverpool yang kini ditangani pelatih baru Andoni Iraola menilai opsi ini cukup menjanjikan.