⌂ Beranda News KSP Dudung Abdurachman Pastikan Pasokan Pangan Jakarta Aman

KSP Dudung Abdurachman Pastikan Pasokan Pangan Jakarta Aman

KSP Dudung Abdurachman Pastikan Pasokan Pangan Jakarta Aman
Suasana Pasar Induk Kramat Jati Jakarta
A A Ukuran Teks16px

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman memastikan ketersediaan komoditas pangan di Jakarta aman.

Hal itu disampaikan setelah inspeksi mendadak di Pasar Induk Kramat Jati dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta Timur, pada Selasa (9/6/2026).

>>> Kurs Rupiah Menguat ke Rp 18.134 per Dollar AS pada 9 Juni 2026

Dalam peninjauan tersebut, Dudung melihat langsung kondisi pasokan bahan pokok. Ia menilai ketersediaan pangan melimpah berkat produksi petani yang optimal.

"Yang paling menonjol kalau menurut saya, pasokan di daerah ini cukup berlimpah.

Artinya, kita memastikan bahwa di daerah ini para petani-petani juga maksimal di dalam peningkatan produksinya sehingga untuk pangan kita tidak terlalu khawatir," jelas Dudung.

Harga Beras di Bawah HET

Di Pasar Kramat Jati, harga beras jenis medium tercatat di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET). Harga jual komoditas tersebut menyentuh Rp13.200 per kilogram.

"Tadi saya lihat harga beras murah ya, kalau Rp 13.200 itu harga beras medium. Karena HET-nya kan sebetulnya Rp 13.900 kalau itu," kata Dudung.

Sementara itu, harga minyak goreng subsidi merek Minyakita mengalami sedikit kenaikan. Dudung menyebutkan harga Minyakita berada di angka Rp15.879, sedikit di atas HET Rp15.700.

>>> Meta dan Raksasa Medsos Bayar Rp486 M Ganti Rugi Dampak Kesehatan Mental Siswa

"Tadi harga minyak goreng ada kenaikan sedikit, Minyakita. Nah, masih standar ya, harga HET Rp 15.700, HET-nya Rp 15.700.

Harganya 15.879," ujar Dudung.

Dudung mengidentifikasi faktor cuaca sebagai pemicu fluktuasi harga. Musim kemarau disebut menjadi penyebab kenaikan harga beberapa komoditas.

"Ya, kalau saya lihat, mereka kan tadi tidak tahu ya tentang kenaikan (harga dolar AS).

Tadi kalau saya lihat kenaikan itu karena memang bisa jadi beberapa hal karena memang iklimnya, kan sekarang sudah musim panas," katanya.

>>> OpenAI Bakal Rombak ChatGPT Jadi Aplikasi Super dalam Beberapa Pekan

Para pedagang di pasar mengaku tidak mengetahui keterkaitan antara dinamika nilai tukar dolar AS dengan pergerakan harga di pasar domestik.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru