⌂ Beranda News Menteri Perdagangan Pantau Lonjakan Biaya Produksi Tahu Tempe

Menteri Perdagangan Pantau Lonjakan Biaya Produksi Tahu Tempe

Menteri Perdagangan Pantau Lonjakan Biaya Produksi Tahu Tempe
Menteri Perdagangan Budi Santoso saat memantau biaya produksi tahu dan tempe
A A Ukuran Teks16px

Menteri Perdagangan Budi Santoso memantau ketat lonjakan biaya produksi tahu dan tempe. Langkah ini diambil setelah para perajin mengeluhkan penurunan pendapatan.

Pelemahan nilai tukar rupiah memicu kenaikan harga beli kedelai impor. Kedelai merupakan bahan baku utama pembuatan tahu dan tempe.

>>> Militer AS Lumpuhkan Kapal Tanker di Teluk Oman karena Langgar Blokade Iran

Kondisi tersebut secara otomatis meningkatkan biaya produksi. Keuntungan yang diperoleh para perajin lokal pun tergerus.

Pemantauan dilakukan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin (8/6/2026). Budi Santoso memberikan penjelasan langsung mengenai penanganan keluhan para produsen.

"Ya kita, kita ini ya, terus memantau, masalahnya apakah karena harga impornya ya atau bagaimana. Kita nanti lakukan pengawasan, jangan sampai naik terus ya," ujar Budi Santoso.

Kementerian Perdagangan saat ini fokus memastikan kelancaran pasokan kedelai bagi para perajin. Hal ini untuk mencegah lonjakan harga lebih lanjut.

>>> Kunjungan Wisatawan Asing ke Nepal Melonjak 19 Persen pada Mei 2026

Kelangkaan pasokan dinilai akan memperparah pembengkakan biaya produksi. Penghasilan perajin pun semakin tertekan.

"Jadi kita usahakan pasokannya terjaga dan nanti bisa kita komunikasikan, kita carikan solusinya nanti yang terbaik. Tapi yang penting pasokan impornya harus terjaga dulu ya," beber Budi Santoso.

Pemerintah menegaskan bahwa tahu dan tempe tidak termasuk komoditas bahan pokok utama. Harga maupun ketersediaannya tidak dikendalikan langsung melalui kebijakan negara.

"Tempe tahu itu kan tidak termasuk kebutuhan pokok yang dipantau ya. Tapi kalau harga-harga kebutuhan pokok kan ada yang di atas HET, ada juga yang di bawah HET.

>>> Kenaikan BI Rate Belum Tentu Dongkrak Bunga KPR, Ini Penjelasannya

Terus untuk yang di atas HET, kita terus menjamin supaya distribusi dan pasokannya lancar, yang di atas HET," papar Budi Santoso.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru