Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bantuan pangan beras selama tiga bulan guna menjaga daya beli masyarakat dari potensi kenaikan harga pangan.
Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau mendatang dan implementasi arahan presiden agar tidak membebani masyarakat.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan bahwa bantuan beras akan ditambah tiga bulan agar harga sembako tidak naik dan masyarakat tidak kesulitan.
Penyaluran bantuan pangan beras dijadwalkan mulai bergulir pada Juli mendatang dengan kuota 10 kilogram per bulan untuk setiap penerima.
Program ini menyasar 33,2 juta keluarga penerima manfaat dan akan dilaksanakan oleh Kementerian Sosial.
Perkiraan total penyaluran pada Juli mencapai lebih kurang 1 juta ton beras.
Keberlanjutan distribusi untuk bulan Agustus dan September akan disesuaikan dengan situasi musim paceklik.
Pemerintah memastikan penyaluran total sekitar 1 juta ton beras tidak akan mengganggu ketahanan pangan nasional.
Cadangan beras yang ada saat ini mencapai 5,2 juta ton, sehingga penyaluran tersebut hanya akan mengurangi sekitar 1 juta ton dari stok tersebut.