⌂ Beranda News Polri Gandeng Pihak Eksternal dalam Assessment Center Perwira Tinggi 2026

Polri Gandeng Pihak Eksternal dalam Assessment Center Perwira Tinggi 2026

Polri Gandeng Pihak Eksternal dalam Assessment Center Perwira Tinggi 2026
Polri menggelar Assessment Center Perwira Tinggi 2026 dengan menggandeng pihak eksternal
A A Ukuran Teks16px

Langkah tersebut dinilai berjalan selaras dengan Grand Strategy Polri 2025-2045.

"Kami ingin memastikan bahwa setiap personel memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang berdasarkan kompetensi, integritas, dan potensi yang dimiliki.

>>> 7 Kampus Swasta Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

Inilah esensi meritokrasi yang terus diperkuat di lingkungan Polri," terang Irjen Anwar.

Dari sudut pandang eksternal, Ary Ginanjar menyoroti pergeseran era menuju penempatan berbasis talenta.

Ia turut mengapresiasi pemanfaatan Big Data oleh Polri untuk memetakan profil personel secara presisi.

"Di masa depan, organisasi tidak lagi bersaing berdasarkan siapa yang memiliki sumber daya terbesar, tetapi siapa yang paling mampu menemukan, mengembangkan, dan menempatkan talenta terbaiknya secara tepat," kata Ary Ginanjar.

Langkah institusi kepolisian yang beralih pada penilaian berbasis potensi dianggap sebagai terobosan maju bagi sebuah organisasi modern.

Asesmen kini berfungsi sebagai alat pemetaan kekuatan individu kepemimpinan masa depan.

"Saya melihat Polri menjadi salah satu institusi pionir yang mulai membangun Big Data talenta untuk mengidentifikasi profil keunggulan setiap personel secara lebih presisi.

Ini merupakan fondasi penting bagi sistem meritokrasi yang objektif dan terukur," ujar Ary Ginanjar.

Pria yang menjabat sebagai Founder ESQ Corp tersebut menerangkan bahwa penempatan personel yang tepat akan mendorong efektivitas organisasi.

Dampak positif dari penempatan yang sesuai karakter autentik ini akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

"Assessment bukan tentang mencari siapa yang paling hebat, tetapi menemukan di mana seseorang dapat memberikan kontribusi terbaiknya.

Ketika talenta ditempatkan secara tepat, organisasi akan bergerak lebih efektif dan manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat," jelas Ary Ginanjar.

Penempatan yang berbasis talenta juga diproyeksikan melahirkan personel yang lebih mandiri serta cepat berkembang dalam kompetensinya.

Proses ini diarahkan demi keberlanjutan organisasi jangka panjang.

>>> Lionel Messi Dipastikan Tampil Lawan Islandia di Alabama

"Tujuan akhirnya bukan sekadar menghasilkan pemimpin yang sukses secara individu, tetapi membangun organisasi yang mampu berkembang secara berkelanjutan melalui sistem yang berjalan berdasarkan kompetensi, talenta, dan integritas," pungkas Ary Ginanjar.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru