⌂ Beranda News Indo Premier Sekuritas Ubah IPOT Jadi Ekosistem Finansial Berbasis AI

Indo Premier Sekuritas Ubah IPOT Jadi Ekosistem Finansial Berbasis AI

Indo Premier Sekuritas Ubah IPOT Jadi Ekosistem Finansial Berbasis AI
Ilustrasi aplikasi IPOT dengan kecerdasan buatan
A A Ukuran Teks16px

PT Indo Premier Sekuritas melalui platform investasi IPOT memperluas perannya menjadi ekosistem yang mendorong literasi finansial dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) bagi generasi muda Indonesia.

Langkah ini dilakukan di tengah percepatan transformasi digital di Indonesia yang ditandai dengan meningkatnya adopsi AI di berbagai sektor kehidupan.

>>> Petani Plasma Mandailing Natal Terima Harga Sawit Sesuai Ketentuan

Presiden Direktur dan CEO PT Indo Premier Sekuritas, Moleonoto The, mengatakan AI saat ini telah menjadi infrastruktur baru yang memengaruhi cara manusia bekerja, belajar, berkomunikasi, berinvestasi, hingga mengambil keputusan finansial.

“Dengan total dana kelolaan nasabah mencapai sekitar Rp312 triliun dan didukung oleh lebih dari satu juta nasabah, IPOT hadir menghubungkan aset terbesar bangsa, yaitu generasi muda dengan kompetensi masa depan melalui pemanfaatan AI yang bertanggung jawab,” ujar Moleonoto dalam keterangannya, Selasa (9/6/2026).

Moleonoto menjelaskan bahwa AI bukan lagi teknologi masa depan, melainkan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari yang memengaruhi berbagai aktivitas masyarakat.

Ia juga meyakini IPOT menjadi aplikasi yang siap memimpin transformasi AI bagi generasi muda Indonesia setelah melakukan pembaruan menyeluruh dari aplikasi konvensional menjadi ekosistem AI Real-Time Trading dan AI Decision Engine yang terintegrasi.

IPOT menghadirkan pembaruan user interface (UI) dan user experience (UX) berbasis AI real-time untuk mendukung kebutuhan generasi muda yang mengutamakan pengalaman digital yang personal serta fleksibel.

Pembaruan tersebut memungkinkan pengguna mengakses berbagai fitur investasi dan perdagangan saham secara lebih intuitif.

Akses terhadap teknologi yang sebelumnya banyak digunakan oleh investor institusi kini dibuka oleh perusahaan kepada investor ritel tanpa biaya tambahan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan kesempatan yang lebih setara bagi investor muda dalam mengakses pasar modal domestik maupun global.

Tantangan Ekonomi dan Risiko Digital Generasi Muda

IPOT menilai generasi muda Indonesia saat ini menghadapi tantangan ekonomi yang lebih kompleks dibandingkan generasi sebelumnya.

Generasi muda berhadapan dengan berbagai risiko digital seperti penipuan siber, maraknya judi online, fenomena fear of missing out (FOMO), hingga berbagai skema investasi ilegal di media sosial, di samping tekanan inflasi global.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru